Home / Internasional / Nasional / News / Peristiwa

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:28 WIB

WNI Asal Tangerang Gabung Militer AS, DPR dan Pemerintah Beri Peringatan Keras

WNI gabung militer AS

WNI gabung militer AS

JAKARTA, http://Eksisjambi.com –  Kezia Syifa, seorang Warga Negara Indonesia (WNI) asal Tangerang, menjadi perbincangan publik setelah viral di media sosial karena di ketahui bergabung sebagai anggota militer Amerika Serikat.

Keterlibatannya dalam Army National Guard memicu perhatian serius dari DPR RI dan Pemerintah karena di nilai berpotensi melanggar Undang-Undang Kewarganegaraan.

Anggota Komisi I DPR RI menegaskan bahwa masuknya seorang WNI ke dalam dinas militer asing tanpa izin negara merupakan pelanggaran serius. Hal tersebut di atur secara tegas dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia.

“Militer bukan sekadar pekerjaan biasa. Ada sumpah loyalitas, komitmen keamanan, dan kepentingan nasional negara lain yang melekat. Ini sangat sensitif bagi kedaulatan negara,” tegas salah satu anggota Komisi I DPR RI.

Baca Juga :  Pemkab Merangin Percepat Perlindungan Hukum Kekayaan Intelektual dan Produk Lokal

Ia menambahkan, keterlibatan warga negara dalam militer asing tanpa persetujuan resmi dapat berdampak langsung pada status kewarganegaraan yang bersangkutan.

Senada dengan DPR, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Supratman Andi Agtas menegaskan bahwa seorang WNI dapat kehilangan status kewarganegaraannya secara otomatis apabila terbukti masuk dinas militer negara asing tanpa izin.

“Undang-undang mengatur secara jelas. WNI yang masuk dinas militer asing dapat kehilangan kewarganegaraannya secara otomatis, kecuali ada izin resmi dari Presiden Republik Indonesia,” ujar Supratman.

Ia menjelaskan, pengecualian hanya berlaku apabila keterlibatan tersebut telah mendapatkan persetujuan langsung dari Presiden. Tanpa itu, konsekuensi hukum akan tetap di berlakukan sesuai aturan yang berlaku.

Baca Juga :  DPR RI Usulkan Gaji PPPK dan PPPK Paruh Waktu Ditanggung APBN

Saat ini, Pemerintah tengah melakukan koordinasi lintas sektor, melibatkan Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Luar Negeri, serta instansi terkait lainnya untuk memverifikasi status hukum Kezia Syifa, termasuk memastikan apakah terdapat izin resmi negara atas keterlibatannya di militer Amerika Serikat.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat Indonesia yang berada di luar negeri agar tetap mematuhi hukum nasional dan memahami konsekuensi hukum dari setiap tindakan yang dapat berdampak pada status kewarganegaraan.

Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa status kewarganegaraan tidak hanya melekat pada identitas, tetapi juga pada kewajiban dan loyalitas terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.**

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Paripurna Penyampaian KUA-PPAS Tahun 2023 Ke DPRD
Martina Ayu Pratiwi

Daerah

Martina Ayu Pratiwi Sabet 7 Medali di SEA Games 2025, Terima Bonus Rp3,4 Miliar

News

Dewan Minta Proyek Pekerjaan Jalan Depati Dua Nenek Rp. 8,2 M Dihentikan

Advertorial

DPRD Provinsi Jambi Gelar Paripurna KUPA dan PPAS Perubahan

Advertorial

Hari Bhayangkara ke 78, Polda Jambi Gelar Kegiatan Anjangsana

Advertorial

Wagub Sani Buka MTQ ke-19 Kabupaten Tebo,Ajak Masyarakat Muliakan Ahli Alquran

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Menyampaikan Kultum Menjelang Shalat Isa Di Mesjid Istiqlal Jakarta
Wabup Kerinci Murison pimpin apel di RSUD Kerinci,

Daerah

Wabup Murison Pimpin Apel di RSUD Kerinci, Tekankan Peningkatan Pelayanan Pasca Idul Fitri