Home / Daerah / Internasional / Nasional / News / Peristiwa

Senin, 2 Maret 2026 - 17:07 WIB

Gerhana Bulan Total Terjadi 3 Maret 2026 dan Bisa Disaksikan di Seluruh Indonesia

fenomena ini usai berbuka puasa

fenomena ini usai berbuka puasa

JAKARTA,http://Eksisjambi.com  –  Fenomena alam langka berupa Gerhana Bulan Total akan kembali menyapa langit Indonesia pada Selasa, 3 Maret 2026, bertepatan dengan malam 14 Ramadhan 1447 Hijriah. Peristiwa astronomi ini dapat di saksikan di seluruh wilayah Indonesia, mulai dari WIB, WITA hingga WIT, dengan catatan kondisi cuaca cerah.

Informasi ini di sampaikan melalui kanal informasi resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan momen tersebut sebagai sarana edukasi dan pengamatan astronomi.

Secara astronomis, gerhana bulan total terjadi ketika posisi Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus. Pada kondisi ini, Bumi berada di tengah dan bayangannya sepenuhnya menutupi Bulan. Akibatnya, Bulan tampak gelap kemerahan karena cahaya Matahari yang tersaring oleh atmosfer Bumi.

Baca Juga :  BMKG Waspadai La Nina Lemah dan Siklon Tropis Akhir 2025

Fenomena ini aman untuk di saksikan secara langsung dengan mata telanjang tanpa bantuan alat khusus seperti teleskop.

Berikut tahapan dan rangkaian waktu lengkap terjadinya gerhana bulan total di Indonesia:

1. Gerhana Bulan Penumbra (P1) 🌖

WIB: 15.42.44

WITA: 16.42.44

WIT: 17.42.43

2. Gerhana Bulan Sebagian (U1) 🌗

WIB: 16.49.46

WITA: 17.49.46

WIT: 18.49.46

3. Gerhana Bulan Total (U2) 🌘

WIB: 18.03.56

WITA: 19.03.56

WIT: 20.03.56

4. Puncak Gerhana 🌑

WIB: 18.33.39

WITA: 19.33.39

WIT: 20.33.39

5. Gerhana Total Berakhir (U3) 🌒

WIB: 19.03.32

Baca Juga :  Pemkab Serta Polres Merangin Beri Jaminan Keamanan Saat Nataru

WITA: 20.03.32

WIT: 21.03.32

6. Gerhana Sebagian Berakhir (U4) 🌓

WIB: 20.17.33

WITA: 21.17.33

WIT: 22.17.33

Menariknya, fase totalitas terjadi setelah waktu Magrib di sebagian besar wilayah Indonesia. Artinya, masyarakat dapat menyaksikan fenomena ini usai berbuka puasa. Posisi Bulan akan tampak di ufuk timur, sehingga di sarankan memilih lokasi terbuka yang tidak terhalang bangunan atau pepohonan.

BMKG mengingatkan bahwa keberhasilan pengamatan sangat bergantung pada kondisi cuaca. Jika langit cerah, gerhana bulan total dapat terlihat jelas tanpa alat bantu optik.

Fenomena ini menjadi momentum istimewa di bulan suci Ramadhan sekaligus kesempatan untuk meningkatkan literasi sains masyarakat terhadap peristiwa astronomi.**

Share :

Baca Juga

Advertorial

Wako Ahmadi Serahkan Bantuan Bedah Rumah dan Jamban Sehat

Advertorial

Kasi Intel Kejari Tebo Masuk 3 Besar Adhyaksa Award 2024 Kategori Jaksa Inspiratif Pemberdayaan Masyarakat
UU ASN digugat ke Mahkamah Konstitusi. Pemohon meminta status PPPK disetarakan dengan PNS

Daerah

UU ASN Digugat, MK Diminta Setarakan Status PPPK dengan PNS

Advertorial

Gubernur Al Haris Pastikan Kenyamanan Masyarakat Rayakan Idul Fitri 1444 H

Advertorial

PT KMH 350 MW Nanti Siap Suplay Listrik Wilayah Sumatera 

Daerah

Sekda Asraf, Minta Kepada Masyarakat Yang Melaksanakan Sholat Hari Raya Idul Fitri 1442 , Terapkan Protokol Kesehatan

Internasional

Ahli Jepang : Manfaat Puasa  Bisa pembersihan diri yang dapat meningkatkan kesehatan

Daerah

Sumur Pulai Desa Gedang  Jadi Penyelamat Warga Saat Musim Kemarau