Home / Advertorial / Daerah / Nasional / Nasional / News / Provinsi Jambi

Kamis, 10 Juli 2025 - 15:56 WIB

Gubernur Al Haris Terpilih Sebagai Ketua Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan

Ekisjambi.com,Jakarta – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH resmi terpilih sebagai Ketua Umum Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) dalam Musyawarah Nasional V yang digelar di JW Marriott Jakarta, Kamis (10/07/2025).

Terpilihnya Al Haris menandai kepercayaan besar dari para kepala daerah yang tergabung dalam asosiasi tersebut untuk memimpin perjuangan kolektif daerah penghasil migas dan energi terbarukan di Indonesia.

Dalam sambutannya usai terpilih, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang akan ia emban demi kepentingan daerah penghasil migas dan energi terbarukan.

“Diberi amanah dari daerah penghasil minyak dan gas dan energi terbarukan untuk memimpin organisasi Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET),” ungkap Al Haris.

Ia menegaskan, sebagai ketua ADPMET, dirinya akan mendorong agar sektor migas dan energi terbarukan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan daerah.

Baca Juga :  Menyingkap Tabir Misteri dan Sejarah Asli Goa Jorongan

Hal ini, menurutnya, penting untuk memperkuat otonomi dan kemandirian fiskal daerah.

“Tentu tugas saya agar kita perjuangkan bagaimana sektor-sektor migas dan energi terbarukan ini bisa menjadi pendapatan daerah,” katanya.

Gubernur Al Haris juga menyoroti pentingnya tata kelola sumber daya alam yang baik dan berkelanjutan.

Ia menekankan perlunya regulasi yang berpihak kepada masyarakat dan mendorong peran aktif pemerintah daerah dalam pengawasan dan pengelolaan.

“Kita harus bersama-sama menentukan tata kelola pertambangan yang baik sehingga sumber daya alam kita ini ditata dengan baik, dikelola dengan baik, regulasinya juga berpihak kepada masyarakat,” ujarnya.

Tantangan ke depan, kata Gubernur Al Haris, cukup besar. Salah satunya adalah maraknya kebocoran migas yang kerap dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab, serta minimnya pengelolaan lingkungan yang layak di sektor pertambangan.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Ungkap Gudang Motor Ilegal, 1.494 Unit Diamankan

“PR kita cukup besar ke depan. Kalau kita hitung, sangat banyak migas kita yang bocor yang kesannya itu dimiliki sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab. Tidak ada pengelolaan lingkungan yang baik, sehingga ini tidak baik ke depannya,” tegasnya.

Sebagai langkah strategis, Gubernur Al Haris mengajak seluruh daerah penghasil untuk berkolaborasi dalam menyusun kembali tata kelola migas dan energi yang lebih adil, termasuk menyoroti pentingnya kepastian bagi daerah dalam memperoleh Participating Interest (PI) dan porsi yang layak dari sumber daya yang mereka miliki.

“Kita harus bersama-sama kolaborasi menata kembali bagaimana tambang ilegal, bagaimana PI bisa kita dapatkan, dan bagaimana daerah penghasil mendapatkan yang layak porsinya,” tutupnya.

Share :

Baca Juga

Daerah

Sklerosis Sistemik, Penyakit Autoimun yang Dapat Menyerang Organ Tubuh

Daerah

Penanaman Jagung Serentak Kuartal I 2026 Kelurahan Mendahara Ilir Siap Dukung Swasembada Pangan
Multi-Planet

Daerah

Manusia Jadi Peradaban Multi-Planet Teknologi Super Canggih

Advertorial

PW Muhamadiyah Apresiasi TMMD Ke 111 Kodim 0420/Sarko

Daerah

Wawako H Zulhelmi Ikuti Prosesi Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tanjabtimur

Daerah

Kades Dedy Azwar, S.H.I, Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Kenduri SKO Koto Lolo
Bupati Kerinci Monadi

Advertorial

Bupati Monadi Hadiri Press Conference Perdana Operasi Bedah Pintas Arteri Koroner di RSUD Raden Mattaher Jambi

Daerah

Polres Kerinci Amankan Residivis Curanmor