SUMATERA BARAT,http://Eksisjambi.com – Gunung api aktif di Sumatera Barat, Gunung Marapi, kembali mengalami erupsi pada Senin pagi, 9 Maret 2026. Letusan terjadi sekitar pukul 08.46 WIB dengan kolom abu vulkanik yang teramati mencapai sekitar 1.600 meter di atas puncak gunung.
Berdasarkan laporan pengamatan aktivitas vulkanik, tinggi kolom abu tersebut di perkirakan mencapai sekitar 4.491 meter di atas permukaan laut. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal.
Arah sebaran abu di laporkan mengarah ke timur, tepatnya menuju wilayah Kecamatan Sungai Tarab di Kabupaten Tanah Datar. Kondisi ini berpotensi menimbulkan hujan abu vulkanik di sejumlah wilayah yang berada di jalur sebaran tersebut.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat yang berada di sekitar kawasan terdampak, khususnya di wilayah Sungai Tarab dan sekitarnya, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya hujan abu. Warga juga di sarankan menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut saat beraktivitas di luar ruangan guna menghindari dampak kesehatan akibat paparan abu vulkanik.
Selain itu, masyarakat di minta untuk tetap mengikuti informasi resmi dari otoritas terkait dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi. Aktivitas di sekitar kawasan gunung api juga di harapkan mematuhi rekomendasi dari pihak pemantau gunung api demi menjaga keselamatan.
Gunung Marapi merupakan salah satu gunung api paling aktif di Pulau Sumatra yang berada di wilayah administratif Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar. Aktivitas vulkanik gunung ini kerap mengalami peningkatan secara periodik sehingga pemantauan terus di lakukan oleh petugas vulkanologi.
Hingga saat ini, pemantauan terhadap aktivitas erupsi masih terus di lakukan untuk mengetahui perkembangan selanjutnya. Masyarakat di sekitar kawasan gunung di harapkan tetap tenang namun waspada terhadap potensi dampak yang mungkin terjadi akibat aktivitas vulkanik tersebut.*+







