Merangin, http://eksisjambi.com — Bencana alam yang melanda beberapa daerah di Sumatera ternyata mendapat perhatian yang serius dari Ikatan Pelajar Muhamadiyah (IPM) Merangin serta Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah (IMM) Merangin, mereka turun kejalan melakukan penggalangan dana.
Penggalangan Dana Peduli Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh yang di selenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Merangin pada 04/12/2025 ini merupakan hari keempat penggalangan dana yang mereka lakukan.
Mobilisasi yang solid dan disiplin dari para kader Muhammadiyah, yang turun ke lapangan di mulai dari (01/12) ini penuh semangat kerja yang konsisten dan terukur.
Relawan IMM dan IPM melakukan pengumpulan donasi di berbagai titik strategis, memastikan setiap kontribusi masyarakat tercatat dan di kelola secara akuntabel. Intensitas partisipasi publik meningkat di banding hari pertama, menandakan kepedulian yang meluas terhadap situasi yang sedang di hadapi masyarakat di wilayah terdampak bencana.
Di balik aktivitas yang tampak sederhana menghimpun dana dari satu warga ke warga lainnya terdapat sikap solidaritas yang jelas: para kader tidak sekadar hadir secara fisik, tetapi juga menunjukkan komitmen moral untuk memastikan bantuan benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan. Semangat ini menjadi penegasan bahwa gerakan kepemudaan Muhammadiyah tetap menjadi salah satu garda yang responsif dalam isu-isu kemanusiaan.
Penggalangan dana masih akan berlanjut, dengan target memperkuat dukungan bagi proses pemulihan di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh.
Organisasi berharap masyarakat terus berperan aktif, karena setiap donasi mempercepat upaya bantuan di lapangan hal ini seperti yang di ungkapkan oleh Abdul Karim yang sedang melakukan penggalangan Dana.
“Insya Alloh penggalangan dana untuk membantu saudara saudara kita di Sumatera Barat, di Sumatera Utara dan Aceh yang lagi di landa bencana ini akan terus berlanjut, semoga sumbangan-sumbangan dari para dermawan yang terkumpul ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang lagi ditimpa musibah,” terang Abdul Karim yang merupakan mahasiswa asal Tabir disela-sela penggalangan dana tersebut. *Bas R*







