Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Rabu, 15 April 2026 - 15:48 WIB

Keadilan Abad ke-21 Dituntut Lebih Humanis dan Adaptif

Oplus_131072

Oplus_131072

Bali, Eksisjambi.com – Konsep keadilan di abad ke-21 mengalami pergeseran signifikan, tidak lagi semata-mata di pahami sebagai kemampuan negara dalam menjatuhkan pidana. Hal tersebut di tegaskan dalam pidato kunci pada Kongres Dunia tentang Pidana Percobaan dan Pembebasan Bersyarat (World Congress on Probation and Parole/WCPP) 2026 yang berlangsung di Bali, Selasa (14/4) kemarin.

Dalam forum internasional tersebut, di sampaikan bahwa keadilan modern harus di maknai sebagai kemampuan negara dalam membangun keseimbangan antara berbagai aspek fundamental, mulai dari akuntabilitas hukum, perlindungan korban, keselamatan publik, hingga penghormatan terhadap martabat manusia. Selain itu, sistem keadilan juga di tuntut mampu membuka ruang bagi perubahan dan rehabilitasi bagi pelaku pelanggaran hukum.

Baca Juga :  Kasus Guru SD di Muaro Jambi Diselesaikan Secara Damai, Polisi Terbitkan SP3

“Keadilan yang cerdas bukan hanya keadilan yang tertib secara normatif, tetapi juga keadilan yang matang secara institusional, jernih secara etik, dan masuk akal secara sosial,” demikian salah satu poin utama dalam pidato kunci tersebut.

Pendekatan ini mencerminkan paradigma baru dalam sistem peradilan pidana global yang tidak hanya berorientasi pada penghukuman (punitive justice), tetapi juga mengedepankan pemulihan (restorative justice) dan reintegrasi sosial.

Kongres WCPP 2026 sendiri di hadiri sekitar 400 delegasi dari 44 negara, yang terdiri dari praktisi hukum, akademisi, pembuat kebijakan, serta organisasi internasional yang bergerak di bidang peradilan pidana dan pemasyarakatan.

Ajang ini merupakan penyelenggaraan ke-7 sejak pertama kali di gelar, dengan kota-kota besar dunia seperti London, Los Angeles, Tokyo, Sydney, Ottawa, dan Den Haag pernah menjadi tuan rumah sebelumnya.

Baca Juga :  Polda Jambi Gelar Audiensi Bersama PGRI

Tahun ini, Indonesia mendapat kehormatan menjadi lokasi pelaksanaan, sekaligus menunjukkan komitmennya dalam mendorong reformasi sistem peradilan yang lebih humanis dan berkelanjutan.

Melalui forum ini, para peserta di harapkan dapat bertukar gagasan, praktik terbaik (best practices), serta merumuskan kebijakan yang lebih adaptif terhadap tantangan kejahatan modern, termasuk isu overkapasitas lapas, residivisme, serta perlindungan hak asasi manusia dalam proses penegakan hukum.

Kehadiran berbagai delegasi dunia di Bali juga menjadi momentum strategis bagi Indonesia untuk memperkuat posisi dalam percaturan global terkait reformasi hukum dan sistem pemasyarakatan yang berkeadilan.**

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemkot Peringati Hari Guru, Hut PGRI ke 77 & Hut Korpri ke 51

Advertorial

Pemprov Jambi Terima Kunjungan Studi Tiru Pemprov Bangka Belitung Terkait Program BPJS Ketenagakerjaan

Daerah

Kamar Hotel Bertema Naruto Sensasi Tinggal di Konoha Jepang

Daerah

Peresmian Kantor Dinas Pendidikan Baru Kota Sungai Penuh

Advertorial

Wako Alfin Pimpin Rakor Kepala SKPD Lingkup Pemkot Sungai Penuh

Daerah

Bupati Tanjab Barat Bertakziah Sekaligus Menjadi Imam Sholat Jenazah Almarhum Kastalani Di Kecamatan Betara
Update kode redeem fire fire (FF)

Daerah

Kode Redeem Free Fire Terbaru 9 Februari 2026, Klaim Skin Senjata hingga Emote Gratis
Bupati Tanjung Jabung Barat Anwar Sadat membuka bakti sosial operasi katarak gratis

Daerah

Bupati Anwar Sadat Resmikan Operasi Katarak Gratis