Home / Daerah / Internasional / Nasional / News / Sosbud

Senin, 16 Maret 2026 - 13:03 WIB

Kepercayaan terhadap Benda Pusaka, Antara Tradisi Leluhur dan Pandangan Modern

Oplus_131072

Oplus_131072

http://Eksisjambi.com – Kepercayaan terhadap benda pusaka masih hidup di tengah masyarakat Indonesia hingga saat ini. Benda-benda peninggalan leluhur tersebut di yakini sebagian orang memiliki kekuatan spiritual, energi gaib, atau nilai sakral yang dapat mempengaruhi kehidupan manusia.

Dalam berbagai daerah, benda pusaka tidak hanya dipandang sebagai barang bersejarah, tetapi juga di anggap memiliki hubungan dengan leluhur atau tokoh tertentu yang pernah memilikinya. Karena itu, benda tersebut biasanya di wariskan secara turun-temurun dalam sebuah keluarga atau komunitas adat.

Benda pusaka merupakan benda warisan yang di hormati karena memiliki nilai sejarah, budaya, serta di yakini memiliki makna spiritual. Dalam banyak tradisi di Indonesia, pusaka sering kali di kaitkan dengan kehormatan keluarga, identitas budaya, serta simbol kewibawaan.

Selain sebagai peninggalan sejarah, beberapa masyarakat juga percaya bahwa benda pusaka memiliki “isi” atau kekuatan tertentu yang di percaya dapat memberikan perlindungan, keberuntungan, hingga kewibawaan bagi pemiliknya.

Berbagai jenis benda sering di anggap sebagai pusaka dalam tradisi Nusantara. Beberapa di antaranya adalah keris, tombak, pedang, batu akik tertentu, jimat atau azimat, hingga tongkat peninggalan tokoh adat.

Baca Juga :  Direktur SPBU Pelayang Raya Siap Bantu Warga Registrasi Data  Aplikasi My Pertamina

Dalam budaya Jawa misalnya, keris sering di kaitkan dengan nilai spiritual dan filosofi kehidupan. Salah satu yang paling di kenal dalam cerita sejarah Nusantara adalah keris pusaka yang di kaitkan dengan tokoh legendaris pembuat senjata bernama Mpu Gandring, yang namanya terkenal dalam kisah sejarah Jawa.

Ada beberapa faktor yang membuat sebagian masyarakat masih mempercayai benda pusaka memiliki kekuatan khusus.

Pertama adalah tradisi turun-temurun. Kepercayaan terhadap pusaka biasanya di wariskan dari generasi ke generasi sehingga menjadi bagian dari budaya keluarga atau masyarakat.

Kedua, nilai sejarah dan budaya. Banyak benda pusaka di kaitkan dengan tokoh penting, peristiwa bersejarah, atau simbol kebesaran suatu kerajaan atau daerah.

Selain itu, pengalaman pribadi dan cerita masyarakat juga turut mempengaruhi. Tidak sedikit orang yang mengaku merasakan manfaat tertentu setelah memiliki atau merawat benda pusaka, seperti keberuntungan atau perlindungan.

Faktor lainnya adalah kepercayaan spiritual atau mistis. Sebagian masyarakat percaya bahwa benda pusaka memiliki “penunggu” atau energi gaib yang menjaga benda tersebut.

Baca Juga :  Kenduri Sko Tradisi Sakral Pemersatu Masyarakat Sakti Alam Kerinci yang Sarat Makna Budaya

Dalam perspektif budaya, benda pusaka sering di anggap sebagai simbol kehormatan, identitas keluarga, serta bagian dari tradisi yang harus di jaga.

Namun dalam pandangan agama, khususnya Islam, sebagian ulama mengingatkan agar tidak meyakini bahwa benda memiliki kekuatan sendiri. Mereka menegaskan bahwa segala kekuatan dan perlindungan sejati berasal dari Tuhan, sementara benda pusaka sebaiknya dipandang sebagai peninggalan sejarah atau budaya.

Di era modern saat ini, banyak orang mulai melihat benda pusaka lebih sebagai warisan budaya dan koleksi sejarah. Benda-benda tersebut juga sering menjadi bagian dari pelestarian adat dan tradisi masyarakat.

Karena itu, benda pusaka kini tidak selalu dipandang dari sisi mistis semata, tetapi juga sebagai simbol identitas budaya yang mencerminkan perjalanan sejarah suatu keluarga atau daerah.

Kepercayaan terhadap benda pusaka sendiri merupakan bagian dari tradisi masyarakat yang telah ada sejak lama. Cara memandangnya pun berbeda-beda ada yang menganggapnya sebagai benda sakral, sementara yang lain melihatnya sebagai warisan sejarah yang memiliki nilai budaya tinggi.**

Share :

Baca Juga

Kode Redeem MLBB Terbaru

Daerah

Kode Redeem MLBB 24 Maret 2026, Klaim Hadiah

News

Ahmadi Zubir: Kita Akan Lakukan Upaya Hukum Pencemaran Nama Baik
Festival Literasi 2025

Advertorial

Bupati Dillah Hich Tekankan Budayakan Lestari Minat Baca Menuju Generasi Cerdas
Satpol PP dan Damkar Kota Sungai Penuh

Daerah

Satpol PP dan Damkar Kota Sungai Penuh Gelar Operasi Pekat Selama Ramadan
Edi Purwanto

Daerah

Anggota DPR RI Dapil Jambi Dorong Swasta Percepat Pembangunan Jalan Khusus Batu Bara

Daerah

Tragedi Prada Lucky Prajurit Muda Yonif TP 834/WM 

Daerah

Wako Alfin Hadiri Peresmian Nasional 1.061 Koperasi Merah Putih Bersama Presiden Prabowo

Advertorial

Kapolres Kerinci Gelar Silaturahmi dan Tatap Muka dengan Wartawan