Home / Advertorial / Daerah / DPRD Provinsi Jambi / News / Provinsi Jambi

Jumat, 26 Januari 2024 - 17:32 WIB

Ketua DPRD Provinsi Jambi Jadi Pembicara di Rakorwil Dema PTKIN se Indonesia Wilayah Sumatera

Eksisjambi.com,Jambi- Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto mengenang diri sebagai seorang Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifudin Jambi pada 2003 -2004. Edi Purwanto menceritakan bagaimana dirinya memimpin beberapa demonstrasi selama menjadi Presiden BEM UIN saat itu.

Hal ini disampaikan oleh Edi Purwanto sebagai pembicara dalam kegiatan Rakorwil Dema PTKIN se Indonesia Wilayah Sumatera ke 1 yang dilaksanakan di Gedung Amphiteater Wings B, Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifudin Jambi, Kamis (25/1).

Hadir dalam kesempatan ini staff ahli bidang kemasyarakatan dan sumber daya manusia, Tema Wisman, Kepala Sub Bagian Kemahasiswaan, Nazori, Ketua Koordinator Pusat Dema PTKIN se Indonesia wilayah Sumatera, Syahrus Sobirin dan sejumlah pengurus Dema UIN STS Jambi.

Baca Juga :  Kakanwil Mhd.J.Sitepu : selamat kepada Kanim Kelas III Non TPI Kerinci yang telah lolos penilaian Panel TPI.

Edi Purwanto menyebut bahwa mahasiswa harus kritis dan memiliki analisis sebagai bagian dari kontrol sosial dan agen perubahan.

Secara kelembagaan pemerintah memang sudah ada kontrolnya seperti halnya ada inspektorat, namun mahasiswa juga ikut andil dalam kontrol sosial dari pemerintah.

“Namun memang kontrolnya macam-macam, ada yang turun ke jalan, diplomasi, diskusi, audiensi ini yang dilakukan. Mahasiswa ini agen of change dan sebagai kontrol sosial dalam kebijakan pemerintah,”ujarnya.

Baca Juga :  Kepulangan Sang Juara "Merangin FC" di Sambut Secara Khusus

“Kami menerima selama ini di DPRD sangat terbuka menerima sejumlah masukan dan selama ini alhamdulillah kita selalu berdiskusi dengan mahasiswa yang akhirnya banyak dari hasil diskusi itu jadi kebijakan politik daerah,”tambahnya.

Lebih lanjut disampaikan oleh Edi Purwanto bahwa diharapkan mahasiswa tidak terjebak pada budaya negatif akibat perkembangan zaman. Ada tiga ancaman generasi muda kedepan yaitu ideologi transnasional, internet, informasi tanpa batas dan hoaks.

“Maka saya berpesan agar mahasiswa tetap pada idealisnya dan terus berfikir kritis, untuk terus mengawal kebijakan-kebijakan pemerintah dengan cara yang baik,”pungkasnya.(*)

 

Share :

Baca Juga

Advertorial

Gubernur Al Haris: Satpol PP, Damkar dan Satlinmas Harus Tingkatkan Kesiap-siagaan
Pesawat Bombardier CL-415MP

Daerah

Indonesia Belum Gunakan Pesawat Water Bombing Malaysia untuk Karhutla

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Buka Kegiatan Pendampingan Teknis Penginputan Aplikasi E-Sakip

Advertorial

Wagub  Sani Sidak Harga Pagan di Pasar Angso Duo 

Daerah

Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Karang Taruna Kota Sungai Penuh Sukses di Gelar

Daerah

Seorang Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri di Perkebunan Karet Desa Tanah Garo
Sekda Zainal Salurkan BAZNAS

Advertorial

Sekda Zainal Pimpin Apel Kerja dan Serahkan Bantuan Baznas 
Sekolah Rakyat

Internasional

Sekolah Rakyat Tahap II Siap Dibangun di 104 Lokasi dari Aceh hingga Papua