SUNGAI PENUH, Eksisjambi.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin, menjadi pemateri dalam kegiatan pembekalan bagi 20 finalis Bujang Gadis Kota Sungai Penuh Tahun 2026 di aula Hotel Green Kerinci Kota Sungai Penuh pada kamis (1/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Sri Kartini Alfin memaparkan berbagai program unggulan Pemerintah Kota Sungai Penuh, terutama inovasi Program 3S (Segenggam Beras, Sebutir Telur, Seribu Rupiah) yang lahir dari semangat gotong royong Penggerak PKK dan aparatur sipil negara (ASN) bersama masyarakat dermawan Kota Sungai Penuh.
Di hadapan para finalis yang merupakan putra-putri terbaik daerah, Sri Kartini menjelaskan bahwa Program 3S menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mendukung upaya percepatan penurunan stunting dan peningkatan kesejahteraan warga.
Selain memperkenalkan Program 3S, ia juga memaparkan berbagai perkembangan pembangunan yang tengah berlangsung di Kota Sungai Penuh. Menurutnya, para finalis Bujang Gadis memiliki peran strategis sebagai duta daerah yang dapat turut mempromosikan potensi, prestasi, dan kemajuan Kota Sungai Penuh kepada masyarakat luas.
Di dampingi Sekretaris TP PKK Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin menyampaikan bahwa Program 3S telah mendapatkan pengakuan di tingkat nasional. Pengakuan tersebut di buktikan dengan di raihnya penghargaan dari kementerian Republik Indonesia atas inovasi yang di nilai berhasil membangun kolaborasi sosial dalam membantu masyarakat.
“Keberhasilan Program 3S tidak terlepas dari semangat gotong royong ASN dan kepedulian masyarakat. Ini menjadi bukti bahwa kolaborasi yang baik mampu menghadirkan manfaat nyata bagi warga,” ujarnya.
Kegiatan kemudian di lanjutkan dengan sesi diskusi interaktif. Para finalis Bujang Gadis Kota Sungai Penuh aktif mengajukan berbagai pertanyaan seputar Program 3S, pembangunan daerah, hingga peran generasi muda dalam mendukung kemajuan Kota Sungai Penuh.
Seluruh pertanyaan di jawab secara rinci dan berbasis data oleh Sri Kartini Alfin, sehingga suasana diskusi berlangsung dinamis, edukatif, dan penuh antusiasme.
Melalui kegiatan ini, di harapkan para finalis Bujang Gadis Kota Sungai Penuh Tahun 2026 tidak hanya memiliki wawasan tentang budaya dan pariwisata, tetapi juga memahami program-program strategis daerah sehingga mampu menjadi duta yang mempromosikan kemajuan Kota Sungai Penuh di berbagai kesempatan.*







