Home / Internasional / Nasional / News

Rabu, 26 November 2025 - 15:24 WIB

Komisi I DPR RI Desak Tutup Bandara IMIP, Ini Ancaman Kedaulatan Negara

Bandara IMIP

Bandara IMIP

MOROWALI , http://Eksisjambi.com– Sorotan publik terhadap operasional bandara di kawasan industri PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Morowali, Sulawesi Tengah, terus menguat. Setelah Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengungkap bahwa bandara tersebut beroperasi tanpa kehadiran Bea Cukai dan Imigrasi, kini giliran Komisi I DPR RI menyampaikan desakan keras.

Anggota Komisi I DPR, Oleh Soleh, menilai situasi ini sebagai kelalaian serius yang tak boleh di abaikan. Ia menegaskan bahwa seluruh bandara terlepas dari statusnya harus berada sepenuhnya di bawah kontrol negara.

 “Tidak ada bandara yang boleh beroperasi tanpa melibatkan negara. Jika ada bandara yang berjalan sendiri tanpa pengawasan pemerintah, itu sama saja dengan ada negara di dalam negara. Hal seperti itu tidak boleh terjadi,” tegasnya, Selasa (25/11/2025).

Baca Juga :  PJ.Bupati Kerinci Diwakili Asisten Darifus Buka RPJPD Kabupaten Kerinci Tahun 2025 – 2045

Pernyataan keras ini memperkuat kekhawatiran publik setelah Menhan Sjafrie memastikan bahwa fasilitas tersebut benar-benar beroperasi tanpa kehadiran otoritas negara. Temuan itu di dapat saat Menhan meninjau latihan gabungan TNI di kawasan IMIP beberapa hari lalu.

Menurut Oleh Soleh, absennya kontrol negara di bandara strategis seperti IMIP dapat membuka celah besar bagi ancaman keamanan. Potensi penyelundupan barang, keluar masuknya orang tanpa pemeriksaan, hingga aktivitas ilegal lain bisa terjadi tanpa terdeteksi.

“Ini sangat berbahaya. Bandara adalah pintu gerbang negara. Jika negara tidak hadir, itu ancaman langsung terhadap keamanan dan kedaulatan,” tambahnya.

Politisi PKB itu mendesak pemerintah termasuk Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan, TNI–Polri, hingga otoritas keamanan lainnya untuk melakukan penertiban segera. Langkah hukum dinilai perlu di tempuh jika di temukan adanya pihak yang mengoperasikan fasilitas strategis tanpa izin resmi.

Baca Juga :  Seskab Teddy: Anggaran Pendidikan 2026 Disepakati Kesejahteraan Guru Ditingkatkan

 “Ini harus di usut tuntas. Pemerintah tidak boleh ragu menindak siapa pun yang mengoperasikan fasilitas strategis tanpa otoritas negara. Kedaulatan adalah harga mati,” tegasnya.

Komisi I DPR juga akan meminta penjelasan resmi dari kementerian terkait dan mempertimbangkan kunjungan kerja langsung ke Morowali guna memastikan kondisi faktual di lapangan.

Kasus ini menambah sorotan terhadap pentingnya kehadiran negara di kawasan industri strategis, terlebih di tengah dinamika geopolitik yang semakin sensitif.

Pengawasan longgar pada fasilitas transportasi udara di khawatirkan dapat di manfaatkan pihak tertentu yang berpotensi merugikan keamanan nasional.(*)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pidato Presiden Prabowo Tegaskan Perang Melawan Korupsi & Swasembada Pangan 

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Pimpin Apel Gabungan ASN Dan Non ASN Paska Cuti Lebaran

Daerah

Sekda Alpian Pimpin Upacara Gabungan ASN, Soroti Disiplin dan Kemacetan di Lingkungan Pemkot Sungai Penuh

Daerah

Presiden Prabowo dan Menkes Bahas Perkembangan Covid-19, Minta Masyarakat Tidak Panik

Daerah

Pemkot Sungai Penuh Mantapkan Persiapan Shalat Idul Adha 1447 H di Lapangan Merdeka
Kapolda Jambi

Daerah

Polda Jambi Gelar Upacara Bendera Kesadaran Nasional
kode redeem garena

Daerah

Kode Redeem Garena, Ini Aturan Lengkap agar Hadiah Tidak Gagal Diklaim
Rumah Sakit Kardiologi Emirates - Indonesia

Internasional

Rumah Sakit Kardiologi Emirates – Indonesia di Resmikan