Jakarta,http://Eksisjambi.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menerima audiensi Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Selasa (17/3/2026). Pertemuan tersebut membahas langkah strategis penataan kelembagaan serta penguatan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Kementerian Kehutanan.
Dalam pertemuan itu, Menteri PANRB menegaskan pentingnya reformasi birokrasi yang terarah dan terintegrasi guna meningkatkan kinerja organisasi. Penataan kelembagaan dan SDM, menurutnya, harus selaras dengan pendekatan shared outcome, yaitu konsep kerja yang menekankan kesamaan tujuan lintas unit kerja dalam mencapai hasil yang terukur.
“Setiap unit kerja harus memiliki sasaran bersama yang terintegrasi dalam Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), sehingga seluruh program berjalan selaras dan saling mendukung,” ujar Rini.
Ia menjelaskan bahwa integrasi tersebut menjadi kunci dalam menciptakan birokrasi yang efektif, efisien, dan adaptif terhadap tantangan sektor kehutanan, termasuk pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.
Sementara itu, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyambut baik arahan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk memperkuat tata kelola kelembagaan di kementeriannya. Ia menilai, sinergi antarunit kerja sangat diperlukan agar program kehutanan dapat memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat.
Audiensi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong transformasi birokrasi yang lebih modern dan berorientasi hasil, khususnya di sektor strategis seperti kehutanan. Dengan penataan yang tepat, diharapkan kinerja aparatur sipil negara (ASN) semakin optimal dalam mendukung pembangunan nasional.*+







