SELUMA – Seorang oknum tenaga kesehatan (nakes) berinisial Y akhirnya buka suara terkait video syur yang viral di media sosial dan di duga melibatkan dirinya. Dalam proses klarifikasi kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma, Y mengakui bahwa perempuan dalam video tersebut adalah dirinya.
Pengakuan tersebut disampaikan langsung kepada Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Seluma, Erlan Suadi, SP., M.Ap, saat proses klarifikasi yang berlangsung pada Kamis, 29 Januari 2026.
Dalam keterangannya, Y juga menduga bahwa video pribadi tersebut di sebarkan oleh mantan suaminya, pria yang juga terlihat dalam rekaman video yang beredar di media sosial tersebut.
Klarifikasi di Kantor Dinas Kesehatan
Pemanggilan terhadap Y di lakukan oleh Dinas Kesehatan Seluma setelah video yang di duga melibatkan oknum tenaga kesehatan di salah satu Puskesmas di Kabupaten Seluma itu ramai beredar di berbagai platform media sosial.
Sekitar pukul 11.00 WIB, Y mendatangi Kantor Dinas Kesehatan Seluma untuk memberikan klarifikasi secara langsung. Ia datang di dampingi oleh Kepala Puskesmas tempatnya bertugas serta seorang rekan kerja.
Saat tiba di kantor, Kepala Puskesmas terlebih dahulu masuk ke ruangan Kepala Dinas untuk melakukan koordinasi. Tak lama kemudian, Y menyusul masuk ke ruangan tersebut.
Y terlihat mengenakan masker dan hijab putih dengan wajah tertutup, didampingi rekannya, serta tampak tergesa-gesa saat memasuki ruangan klarifikasi.
Proses Klarifikasi Sekitar Satu Jam
Proses klarifikasi berlangsung selama kurang lebih satu jam di dalam ruangan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Seluma.
Usai pertemuan tersebut, Y bersama Kepala Puskesmas langsung meninggalkan kantor dan masuk ke dalam mobil tanpa memberikan keterangan kepada awak media yang telah menunggu di lokasi.
Dinkes Benarkan Oknum Nakes PNS
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Seluma, Erlan Suadi, membenarkan bahwa perempuan yang berada dalam video yang viral tersebut merupakan seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja sebagai tenaga kesehatan di salah satu Puskesmas di wilayah Kabupaten Seluma.
“Hal itu di ketahui setelah kami melakukan klarifikasi langsung kepada yang bersangkutan,” ujar Erlan singkat.
Meski demikian, pihak Dinas Kesehatan belum merinci langkah lanjutan yang akan diambil terkait kasus tersebut, termasuk kemungkinan sanksi disiplin terhadap oknum tenaga kesehatan yang bersangkutan.
Kasus ini pun masih menjadi perhatian publik setelah video tersebut tersebar luas di media sosial dan memicu berbagai reaksi dari masyarakat.*+







