Kerinci, Eksisjambi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci mengeluarkan imbauan kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penurunan kualitas udara yang terjadi di wilayah Kerinci, khususnya di Kecamatan Siulak dan sekitarnya.
Berdasarkan pemantauan kualitas udara, kondisi udara di wilayah Siulak dan sekitarnya menunjukkan kategori AQI+ 98 (Sedang) dengan konsentrasi PM2.5 mencapai 34,5 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Kondisi tersebut berpotensi berdampak terhadap kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki riwayat penyakit pernapasan.
Melalui imbauan resminya, Pemkab Kerinci meminta masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama ketika kualitas udara mengalami penurunan.
Apabila masyarakat terpaksa harus beraktivitas di luar rumah, di sarankan menggunakan masker guna mengurangi paparan partikel halus (PM2.5) yang dapat masuk ke saluran pernapasan.
Selain itu, masyarakat juga di anjurkan memperbanyak konsumsi air putih dan buah-buahan segar untuk menjaga daya tahan tubuh. Pemkab Kerinci juga menyarankan mengonsumsi susu murni sebagai salah satu upaya menjaga imunitas tubuh.
Tak kalah penting, masyarakat di ingatkan agar tidak melakukan pembakaran sampah karena dapat memperburuk kualitas udara dan meningkatkan polusi di lingkungan sekitar.
Pemkab Kerinci berharap seluruh masyarakat dapat mematuhi imbauan tersebut demi menjaga kesehatan bersama serta mencegah dampak buruk akibat pencemaran udara.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan dan kualitas udara Kerinci dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan yang telah di anjurkan,” demikian isi imbauan Pemerintah Kabupaten Kerinci.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan kondisi kualitas udara dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gangguan pernapasan, batuk berkepanjangan, sesak napas, atau iritasi mata akibat paparan polusi udara.*







