Home / Internasional / Nasional / News

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:21 WIB

Penemuan di Turki Timur Disebut Perkuat Kisah Bahtera Nabi Nuh

Oplus_131072

Oplus_131072

Turki, http://Eksisjambi.com – Sebuah penemuan di pegunungan Turki Timur kembali menarik perhatian dunia. Formasi tanah berbentuk kapal raksasa di kawasan Durupınar di sebut-sebut berkaitan dengan kisah Bahtera Nabi Nuh yang tercantum dalam Al-Qur’an dan kitab suci lainnya.

Lokasi itu berada tidak jauh dari kawasan Gunung Ararat. Selama bertahun-tahun, daerah tersebut sering dikaitkan dengan tempat berakhirnya pelayaran Bahtera Nabi Nuh setelah banjir besar.

Formasi unik tersebut mulai di kenal luas pada tahun 1977. Peneliti asal Amerika Serikat, Ron Wyatt, mengklaim menemukan struktur menyerupai kapal besar di situs Durupınar.

Menurut hasil pengukurannya, struktur itu memiliki panjang sekitar 515 kaki atau sekitar 157 meter. Ukuran tersebut dianggap mendekati deskripsi bahtera dalam sejumlah kitab suci.

Baca Juga :  Kehidupan Manusia Paleolithikum, Awal Peradaban di Zaman Batu Tua

Penelitian lanjutan kemudian di lakukan menggunakan teknologi modern. Beberapa pemindaian radar disebut menunjukkan adanya pola struktur internal yang tersusun rapi.

Struktur itu di nilai mirip kapal buatan manusia. Peneliti mengklaim terdapat bagian yang menyerupai balok penopang, dek, hingga sekat-sekat ruangan.

Selain itu, detektor logam juga menemukan jejak material besi di sejumlah titik. Material tersebut diduga merupakan sisa pengikat atau paku keling kapal kuno.

Tim peneliti juga melaporkan adanya temuan kayu yang telah membatu dan lapisan material organik. Di lokasi yang sama, ditemukan pula fosil kotoran hewan dan tanduk rusa.

Baca Juga :  Kode Redeem Free Fire Terbaru 15 Maret 2026, Klaim Skin Senjata, Bundle hingga Diamond Gratis

Temuan-temuan itu memunculkan dugaan bahwa kawasan tersebut pernah menjadi tempat penyimpanan hewan dalam jumlah besar.

Meski demikian, klaim mengenai Durupınar sebagai Bahtera Nabi Nuh masih di perdebatkan. Sebagian ilmuwan menilai formasi tersebut kemungkinan hanya terbentuk secara alami akibat proses geologi.

Hingga saat ini, belum ada bukti ilmiah resmi yang memastikan situs tersebut benar-benar merupakan Bahtera Nabi Nuh. Namun, penelitian di kawasan itu masih terus di lakukan karena di anggap memiliki kemiripan dengan kisah dalam tradisi keagamaan.

Dalam Al-Qur’an, Nabi Nuh di kisahkan membangun sebuah bahtera atas perintah Allah untuk menyelamatkan umat beriman dan berbagai jenis hewan dari banjir besar**

Share :

Baca Juga

Daerah

Diskominfosta Kota Sungai Penuh Sukses Gelar Webinar Bersama Kemkominfo RI.
Asma Merah Delima

Artikel

Spiritual Asma’ Merah Delima, Diklaim Miliki Ragam Fadilah dan Khasiat

Daerah

Komdigi Perketat Syarat Pendaftaran Kartu Sim

News

Mengema Ribuan Masa Pendukung di Nipah Panjang Doakan Dillah – Muslimin Bupati Tanjabtim

Kota Sungai Penuh

Para Pendidik Kota Sungai Penuh Peringati Hari Guru Nasional Ke-75
Pembangunan Jalan Tol Jambi -Rengat

Daerah

Wamen PU Pastikan Proyek Tol Jambi – Rengat Terus Dikebut

Daerah

Polisi Sahabat Pelajar : Polres Kerinci “GO TO SCHOOL” Di SMPN 1 Sungai Penuh 
Emas Antam

Daerah

Harga Emas Antam Naik Rp 22.000, Tembus Rp 2,45 Juta per Gram