Home / Internasional / Nasional / Nasional / News

Selasa, 29 Juli 2025 - 17:05 WIB

PHK Meningkat 32 Persen, 42 Ribu Pekerja Terdampak 

Oplus_131072

Oplus_131072

EksisJambi.com- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat lonjakan angka pemutusan hubungan kerja (PHK) secara nasional pada semester pertama tahun 2025. Sebanyak 42.385 pekerja dilaporkan mengalami PHK, meningkat 32 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang tercatat 32.064 pekerja.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, pada Senin(29/7/2025) menyebutkan bahwa angka ini dihimpun dari laporan bulanan internal Kemnaker. Dari data tersebut, Februari 2025 menjadi bulan terburuk dengan 17.796 kasus PHK, sedangkan jumlah terendah tercatat pada Juni 2025, yakni 1.609 kasus.

Baca Juga :  Saat Banjir dan Longsor Melanda Sungaipenuh, Calon Walikota Dimana

Provinsi Jawa Tengah menjadi daerah dengan jumlah korban PHK terbanyak, yaitu 10.995 orang atau 25 persen dari total nasional. Disusul Jawa Barat (9.494 orang), Banten (4.267 orang), DKI Jakarta (2.821 orang), Jawa Timur (2.246 orang), dan Kalimantan Barat (1.869 orang).

Baca Juga :  Harga Emas Dunia Naik Tipis Rp1.690 pada 14 Juli 2026

Menanggapi kondisi tersebut, Yassierli menyatakan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah strategis. “Kan sudah disampaikan. Kita dari hulu ke hilir strategi kita,” tegasnya.

Kemnaker mengimbau perusahaan untuk terus menjalin dialog sosial dengan pekerja agar PHK menjadi pilihan terakhir dalam menyikapi tekanan ekonomi dan dinamika industri yang terus berubah.(*)

Share :

Baca Juga

Kelompok Tani PERINTIS

Daerah

Kelompok Tani PERINTIS, Olah Rawa Jadi Sawah di Kota Sungai Penuh  

Daerah

Bupati Kerinci Hadiri Rakornas Penanggulangan Bencana di JIEXSPO
M Nasir Djamil

Internasional

DPR Nasir Djamil Desak Presiden Prabowo Tetapkan Banjir Besar sebagai Bencana Nasional
Arus balik H+1 Lebaran mulai terlihat

Daerah

Arus Balik H+1 Lebaran Mulai Terlihat, Pemudik dan Perantau Tiba di Jakarta

Bangko

1.321 Orang Pejabat Fungsional Merangin di- Lantik

Daerah

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI 2026 Digelar

Daerah

Kehidupan Manusia Paleolithikum, Awal Peradaban di Zaman Batu Tua
TNKS di Kota Sungai Penuh

Daerah

Kota Sungai Penuh di Jantung TNKS, 69 Persen Wilayah Masuk Kawasan Lindung