Sydney, http://Eksisjambi.com-Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Sydney, Australia, untuk melakukan kunjungan kenegaraan dan memperkuat hubungan strategis Indonesia–Australia di kawasan Indo-Pasifik.
Kedatangan Presiden Prabowo di sambut hangat oleh Perdana Menteri Australia Anthony Albanese dan Gubernur Jenderal Australia Sam Mostyn, dalam rangkaian agenda resmi yang mencerminkan kedekatan dan penghormatan tinggi kedua negara.
Agenda utama kunjungan di awali dengan pertemuan tête-à-tête antara Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Albanese di Kirribilli House, Sydney. Dalam pertemuan empat mata tersebut, kedua pemimpin membahas berbagai isu strategis, mulai dari kerja sama ekonomi dan pembangunan, hubungan antar masyarakat, pertahanan dan keamanan, hingga kemaritiman dan stabilitas kawasan Indo-Pasifik.
Presiden Prabowo menegaskan pentingnya kemitraan Indonesia dan Australia yang di dasari semangat persahabatan sejajar, saling menghormati, dan saling menguntungkan. Ia juga menyoroti pentingnya memperkuat kapasitas industri strategis di kedua negara, khususnya di sektor pertahanan dan energi terbarukan.
Sementara itu, Perdana Menteri Albanese menyambut baik langkah Indonesia dalam memperdalam kerja sama bilateral yang di nilai semakin kokoh sejak penandatanganan Comprehensive Strategic Partnership (CSP). Ia menekankan bahwa Australia memandang Indonesia sebagai mitra utama dalam menjaga stabilitas dan kemakmuran kawasan Indo-Pasifik.
Usai pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menghadiri upacara penyambutan kenegaraan di Admiralty House, yang di pimpin langsung oleh Gubernur Jenderal Sam Mostyn. Upacara berlangsung khidmat dan sarat makna, di tandai dengan dentuman meriam kehormatan serta pengibaran bendera merah putih berdampingan dengan bendera Australia.
Kunjungan ini menjadi salah satu agenda diplomatik penting dalam upaya memperkuat kemitraan strategis Indonesia–Australia, khususnya di tengah dinamika geopolitik dan tantangan global yang semakin kompleks.
Pemerintah Indonesia berharap, hasil pertemuan tersebut dapat memperkuat kerja sama konkret di berbagai sektor, termasuk perdagangan, investasi, pertahanan, transisi energi, pendidikan, dan teknologi maritim.
“Indonesia berkomitmen untuk terus membangun hubungan luar negeri yang berorientasi pada kerja sama sejajar dan saling menguntungkan, demi mewujudkan kawasan Indo-Pasifik yang damai, stabil, dan sejahtera,” ujar Presiden Prabowo dalam keterangannya di Sydney.
Kunjungan kenegaraan ini menjadi tonggak baru dalam hubungan kedua negara yang telah terjalin selama lebih dari tujuh dekade, mempertegas posisi Indonesia dan Australia sebagai mitra strategis yang saling mendukung dalam menjaga perdamaian dan kesejahteraan regional.(*)







