Madrid, http://Eksisjambi.com – Laga antara Real Madrid dan Girona FC berakhir imbang 1-1 dalam pertandingan lanjutan liga Spanyol yang berlangsung sengit. Namun, hasil tersebut di bayangi kontroversi besar yang melibatkan bintang Los Blancos, Kylian Mbappé.
Insiden krusial terjadi pada menit-menit akhir pertandingan ketika Mbappé terjatuh di dalam kotak penalti usai berbenturan dengan pemain Girona. Dalam tayangan ulang, terlihat adanya kontak yang mengenai bagian wajah Mbappé hingga menyebabkan luka berdarah.
Meski demikian, wasit yang memimpin pertandingan tidak memberikan hadiah penalti. Keputusan tersebut langsung memicu reaksi keras dari para pemain Real Madrid yang merasa di rugikan.
Kontroversi semakin memanas lantaran teknologi Video Assistant Referee (VAR) juga tidak melakukan peninjauan terhadap insiden tersebut. Padahal, dalam banyak kasus serupa, VAR kerap di gunakan untuk memastikan keputusan yang lebih akurat, terutama di area penalti.
Pelatih Real Madrid, Álvaro Arbeloa, secara terbuka mengkritik keputusan wasit. Ia menilai pelanggaran terhadap Mbappé sangat jelas dan seharusnya berujung pada penalti bagi timnya.
“Kontaknya terlihat nyata. Sulit dipahami mengapa itu tidak dianggap pelanggaran,” ujar Arbeloa dalam pernyataannya usai pertandingan.
Di sisi lain, pandangan berbeda disampaikan oleh mantan wasit Spanyol, Eduardo Iturralde González. Ia menyebut insiden tersebut memang bisa di kategorikan sebagai pelanggaran yang berpotensi penalti. Namun, ia menjelaskan bahwa VAR tidak akan ikut campur jika wasit di lapangan tidak menganggapnya sebagai kesalahan yang jelas dan nyata.
Perbedaan interpretasi ini membuat publik terbelah. Sebagian pihak menilai insiden tersebut merupakan pelanggaran tegas yang layak di hukum penalti, sementara yang lain menganggap kontak yang terjadi masih dalam batas wajar permainan.
Hasil imbang ini menjadi kerugian bagi Real Madrid dalam perburuan gelar liga musim ini. Kehilangan poin di laga penting membuat persaingan di papan atas semakin ketat.
Hingga kini, insiden yang melibatkan Mbappé tersebut masih menjadi bahan perdebatan luas. Konsistensi keputusan wasit dan penggunaan VAR kembali menjadi sorotan, khususnya dalam menentukan pelanggaran di dalam kotak penalti.**







