Home / Daerah / Internasional / Nasional / Nasional / News / Peristiwa

Minggu, 24 Agustus 2025 - 13:50 WIB

Sejarah Gempa Bumi Jawa Barat Tahun 1862

Oplus_131072

Oplus_131072

 EksisJambi.com , Jakarta – Gempa bumi Karawang–Bekasi tahun 1862 tercatat sebagai salah satu peristiwa kegempaan bersejarah di Jawa Barat.

Meski tidak terdokumentasi selengkap gempa besar lainnya di Indonesia, kajian Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan.

bahwa gempa ini di perkirakan memiliki kekuatan magnitudo sekitar M5,8 dan di picu oleh aktivitas Sesar Baribis

yang kini di kenal sebagai Sesar Naik Busur Belakang Jawa Barat (West Java Back Arc Thrust).

Guncangan terjadi di wilayah utara Jawa Barat, khususnya Kabupaten Karawang, dan di rasakan hingga Purwakarta, Bekasi, Jakarta, dan Depok.

Gempa di perkirakan memiliki magnitudo sekitar M5,8, Penyebab di picu aktivitas Sesar Baribis atau West Java Back Arc Thrust.

Baca Juga :  Wawako Azhar Sidak Pasar Tanjung Bajure, Tertibkan Pedagang Kaki Lima

sesar aktif yang memanjang dengan beberapa segmen di utara Jawa Barat.

Menimbulkan kerusakan signifikan pada bangunan dan infrastruktur di Karawang serta guncangan kuat yang di rasakan masyarakat sekitar.

Peristiwa gempa Karawang tahun 1862 menjadi pengingat bahwa kawasan Jawa Barat memiliki potensi kegempaan yang serius.

Aktivitas Sesar Baribis tercatat sebagai sumber gempa yang patut di waspadai, meski catatan

dampak rinci dari peristiwa ini tidak terbuka dokumentasi gempa besar lainnya di Nusantara.

Lebih dari satu abad kemudian, aktivitas sesar ini kembali menunjukkan tanda-tanda pergerakan,

Pada Rabu malam, 20 Agustus 2025 pukul 19.54 WIB, gempa berkekuatan M4,7 mengguncang wilayah Purwakarta, Karawang, Bekasi, Jakarta, dan Depok. Guncangan tersebut memicu kerusakan ringan pada sejumlah rumah warga.

Baca Juga :  Monev Plt Bupati Tanjab Timur, H, Robby Nahliansyah di Kecamatan Mendahara Terkait Stunting

Direktur Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Dr. Daryono, S.Si., M.Si.,

menegaskan bahwa gempa tersebut di picu oleh pergerakan Sesar Naik Busur Belakang Jawa Barat,

yang sama dengan pemicu gempa Karawang 1862.

Sejarah panjang kegempaan di Jawa Barat menjadi pengingat penting bagi masyarakat dan pemerintah untuk meningkatkan kewaspadaan.

Mitigasi bencana, pemetaan wilayah rawan, hingga kesiapsiagaan masyarakat harus terus di perkuat

agar dampak kerusakan dan korban jiwa dapat di minimalisasi ketika gempa terjadi.(*)

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Air Kelapa Bakar Kian Diminati, ini Khasiat bagi Kesehatan 

Advertorial

Gubernur Alharis Terima LHP Atas LKPD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2023

Advertorial

FTIK IAIN Kerinci Sukses Gelar Yudisium ke-VI Bagi 351 Mahasiswa
kode redeem Genshin Impact

Daerah

Kode Redeem Genshin Impact 25 Desember 2025, Klaim Primogems Gratis!

Daerah

Ketua DPRD Fajran Hadiri Upacara Peringatan HARDIKNAS Tahun 2022

News

Pasca Pilkada Paslon Monadi -Murison Kedepankan Perdamaian dan Kebersamaan
Polres Kerinci

Daerah

8 Bulan Sembunyi, Pak Pari Tak Berkutik Dikepung Polisi! 112 Gram Sabu Jadi Bukti
Dandim 0417 Kerinci

Daerah

Dandim 0417/Kerinci Hadiri Pelantikan  Kepala Desa PAW Tahun 2025