Home / Daerah / Nasional / News / Sosbud

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:51 WIB

Tradisi Berebut Kundur Warnai Kenduri Adat Jujun Kerinci 

Kenduri Adat Jujun kerinci

Kenduri Adat Jujun kerinci

Kerinci, Eksisjambi.com – Tradisi berebut kundur atau dalam bahasa masyarakat Desa Jujun di sebut kundau, kembali menjadi salah satu rangkaian acara yang paling di nantikan dalam pelaksanaan Kanduri Padi Dalam atau Kenduri Adat Jujun, yang di gelar di Desa Jujun, Kabupaten Kerinci.

Tradisi yang telah di wariskan secara turun-temurun dari para leluhur ini bukan sekadar menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga memiliki makna filosofis yang kuat bagi para petani. Dalam prosesi tersebut, warga secara bersama-sama memperebutkan buah kundur yang telah di siapkan sebagai bagian dari ritual adat.

Menurut kepercayaan masyarakat setempat, kundur atau kundau di percaya memiliki simbol sebagai penolak hama tanaman padi. Tradisi ini di lakukan dengan harapan sawah masyarakat terhindar dari berbagai gangguan hama sehingga hasil panen yang di peroleh menjadi lebih baik dan melimpah.

Baca Juga :  Kode Redeem Mobile Legends Terbaru 27 Maret 2026, Klaim Hadiah Gratis 

Selain menjadi bentuk rasa syukur atas hasil pertanian, Kenduri Adat Jujun juga merupakan upaya masyarakat dalam menjaga kelestarian adat dan budaya yang telah di wariskan oleh nenek moyang sejak dahulu. Nilai kebersamaan, gotong royong, dan penghormatan terhadap alam menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan tradisi tersebut.

Prosesi berebut kundur selalu menarik perhatian masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Suasana penuh kegembiraan dan semangat kebersamaan terlihat saat warga saling berebut mendapatkan kundur yang d iyakini membawa keberkahan bagi lahan pertanian mereka.

Baca Juga :  Muara Tembesi, Kota Tua Bersejarah di Jambi yang Berdiri di Pertemuan Dua Sungai Besar

Tokoh adat setempat berharap tradisi ini terus di lestarikan sebagai identitas budaya masyarakat Desa Jujun. Di tengah perkembangan zaman, keberadaan Kenduri Adat Jujun menjadi bukti bahwa nilai-nilai kearifan lokal masih tetap di jaga dan di wariskan kepada generasi muda agar tidak hilang di telan waktu.

Melalui pelaksanaan Kenduri Adat Jujun, masyarakat tidak hanya memperkuat tali silaturahmi, tetapi juga meneguhkan komitmen untuk menjaga warisan budaya yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat agraris di Kabupaten Kerinci.*

Share :

Baca Juga

Gubernur Alharis

Advertorial

Gubernur Al Haris Raih Penghargaan Akreditasi Kearsipan Tingkat Nasional, Dengan Kategori “Sangat Memuaskan”

Advertorial

Pemkab Kerinci Gelar Shalat Idul Fitri 1445 H di Masjid Tanco
Perayaan Hari Raya Nyepi Saka 1948 mengusung tema “Vasudhaiva Kutumbakam”

Daerah

Perayaan Hari Raya Nyepi Saka 1948: Refleksi “Satu Bumi, Satu Keluarga” untuk Harmoni Indonesia
Sihir Kuantum

Internasional

Sihir Kuantum”: Mistik Ilmiah yang Menggugah, Bukan Ilmu Hitam

Internasional

Indonesia Makin Kaya..! Smelter Emas Freeport Resmi Beroperasi
Lidah Mertua

Internasional

5 Manfaat Menakjubkan Tanaman Lidah Mertua bagi Kesehatan Tubuh 
FUN RUN 5K DI KABUPATEN KERINCI

Advertorial

Semarak HUT ke-67 Kabupaten Kerinci, Ribuan Warga Siap Meriahkan FUN RUN 5K 

Bangko

Gubernur Jambi Resmikan Gedung Kantor Bupati Merangin