Home / Daerah / Hukum / Kerinci / News

Senin, 3 Mei 2021 - 11:50 WIB

Warga Pengasilama Resah Hasil Perkebunan Disikat Maling

 

eksisjambi.com,Kerinci- Di tengah wabah pandemi ini, warga Desa Pengasilama  Kecamatan  Bukit Kerman Kabupaten Kerinci resah dengan banyaknya laporan kehilangan hasil pertanian

Warga, banyak mengeluh kehilangan hasil pertanian di kebunnya sendiri. Salah satunya adalah Zulfan yang akrab disubut Nakik Yuni.

Ia mengaku kehilangan Kopi yang berada dilokasi kebunnya hilang atau curi didekat batangnya pada malam hari sebelum dipenennya pada pagi hari Sabtu ( 1/5/2021 )

“Pelakunya diperkirakan lebih dari Satu orang, dan mengambilnya pada malam hari menariknya pelaku mengambil hanya diwilayah ruas tengah ladang, sementara kopi yang dipinggir-pinggir batas kebun meski hilang tidak seberapa,” bebernya

” dikatakannya, hal ini tidak bisa dibiarkan maling berkeliaran di Desa Pengasilama, jika dibiarkan tentunya hal ini akan mengancam keselamatan seluruh hasil tanaman masyarakat, ” kita berharap dan meminta kepada pihak pemerintah Desa maupun lembaga Adat Biang Sari Pengasilama menyikapi kisruh dan keluhan masyarakat ajun arah pengasilama, uhtuk segera mengambil langkah dan bertindak dan menindak tegas para pelaku yang maling itu , dan jika hal ini tidak segera disikapai tentunya akan berdampak dengan  korban selanjutnya, karena si pelaku merasa bebas berkeliaraan dalam Desa Pengasilama,” tegas Zulfan

Baca Juga :  Uji Materil UU TNI 7 Mahasiswa UI Akan Uji Formil ke MK

Lebih lanjut dikatakanya, Agar terciptanya kenyamanan dan ketertiban bagi masyarakat Desa Pengasilama diminta kepada aparat Pemerinah Desa berkerja sama dengan lembaga Adat biang Sari,  mengeluarkan surat edaran bagi masyarakat yang akan menjual hasil pertaniannya seperti Kulit Manis, Kopi hasil perkebunan lainnya, harus membawa surat keterangan yang diketahui oleh Pemerintah Desa dan orang Adat, yang dalam surat tersebut menyatakan bahwa  benar -benar memiliki kulit manis dan kopi di ladangnya dengan jumlah sekian batang, dan kopinya sekian Hektar, ” ujarnya

Dengan Adanya cara seperti ini secara otomatis telah memperkecil ruang gerak sipelaku maling diwilayah Pemerintahan Desa Pengasi Lama, ” harapnya

Baca Juga :  Visi Pendidikan Presiden Prabowo dan Gerak Jambi dalam Mencerdaskan Bangsa

Sementara Pjs Kades Pengasilama Afretmen Losta, S.Sos saat dikonfimasikan, membenarkan keluhan warga sering kehilangan hasil -hasil pertaninnya seperti kulit Manis, maupun Kopi di wilayah pengasilama,

” ya menurut Pj kades pihkanya sebelumnya telah menggelar muyawarah terkait keluhan masyarakat, direncanakan akan dibentuk satpam desa yang  khusus bertugas untuk mengawasi masyarakat yang menjual hasil -hasil pertanianya.”terangnya

Namun pihak Pemerintah maupun Lembagga Adat Biang Sari Desa tidak tinggal diam untuk ikut dan segera mungkin menyikapi keluhan masyarakat sering kehilangan, dan akan bertindak tegas kepada pelaku tampa tebang pilih , apakah dia orang asli pengasi ataukah dia orang luar.

” kita akan mengambil tindakan sesuai dengan hukum  adat mapupun hukum pemeriantah,” tandas Afretmen (tim* )

Share :

Baca Juga

Satpol PP dan Damkar Kota Sungai Penuh

Daerah

Satpol PP dan Damkar Kota Sungai Penuh Gelar Operasi Pekat Selama Ramadan

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Beri Atensi Kepada Pejabat Pemdes Jati Emas Agar Waspada dalam Penggunaan APBDesa
Harga Emas Antam

Daerah

Harga Emas Antam Anjlok di Detik-Detik Akhir Tahun, Koreksi Terdalam Sepanjang Desember
Kode Redeem MLBB Terbaru

Daerah

Update Kode Redeem Mobile Legends Terbaru Klaim Hadiah
Kode Redeem MLBB Terbaru

Daerah

Skin Gratis hingga Fragment, Kode Redeem MLBB 12 Maret 2026

Advertorial

Didampingi Dewan Pembina, GemaKato Peduli Korban Kebakaran di Kabupaten Tebo

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Safari Ramadhan Di Mesjid Ibnu Hajar Desa Bram Itam Raya

Daerah

Cumi Goreng Tepung Krispi Anti Alot, Ini Resep Mudah dengan Hasil Renyah Tahan Lama