Home / Daerah / Kerinci / Kota Sungai Penuh / Nasional / Nasional / News

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:45 WIB

Presiden Prabowo Prioritaskan Program Tani Merdeka 

EksisJambi.com – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya dalam memajukan sektor pertanian melalui program prioritas nasional bertajuk Tani Merdeka. Program ini menargetkan peningkatan kesejahteraan petani serta mewujudkan swasembada pangan sebagai pilar ketahanan nasional.

Untuk mendukung tujuan tersebut, pemerintah menetapkan sejumlah langkah strategis yang akan dijalankan secara bertahap dalam lima tahun ke depan.

Peningkatan Produktivitas Pertanian, Pemerintah menargetkan produksi beras nasional mencapai 32 juta ton per tahun. Langkah ini didukung dengan penerapan teknologi modern dalam budidaya pertanian, mulai dari sistem irigasi cerdas hingga penggunaan benih unggul dan pupuk berimbang.

Perluasan Lahan Pertanian, Dalam rangka memperkuat ketersediaan pangan dalam negeri dan mengurangi ketergantungan impor, pemerintah berencana mencetak lahan sawah baru seluas 3 juta hektare. Proyek perluasan ini akan difokuskan di kawasan potensial seperti Papua, Kalimantan, dan Sulawesi.

Baca Juga :  Kampus Harus Jadi Pusat Solusi Nyata Bangsa, Presiden Tekankan Peran Strategis Perguruan Tinggi

 Dukungan Langsung kepada Petani, Petani akan mendapatkan bantuan berupa alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk menunjang efisiensi kerja di lapangan. Selain itu, pemerintah juga menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah sebesar Rp6.500 per kilogram untuk memastikan harga jual yang layak bagi para petani.

Kemitraan dan Sinergi Multi Pihak Presiden Prabowo mendorong kolaborasi aktif antara pemerintah, kelompok tani, sektor swasta, dan lembaga riset untuk membangun ekosistem pertanian yang kuat dan berkelanjutan. Kemitraan ini mencakup akses permodalan, distribusi hasil panen, hingga pelatihan dan pendampingan teknis.

Pengembangan Infrastruktur Pertanian Pembangunan infrastruktur pendukung seperti irigasi, jalan tani, gudang penyimpanan, dan sistem logistik juga menjadi perhatian utama dalam mendukung program swasembada pangan nasional.

Baca Juga :  Wagub Sani: Pemuda Muhammadiyah Harus Peka Terhadap Perkembangan Zaman

Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025, pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp139,4 triliun untuk sektor pertanian. Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan bahwa sektor ini menjadi prioritas utama dalam kabinet Prabowo-Gibran untuk periode 2024–2029.

“Ketahanan pangan adalah pondasi kedaulatan negara. Pemerintah akan memastikan petani kita sejahtera dan mampu menjadi tulang punggung ekonomi nasional,” tegas Presiden Prabowo dalam salah satu pernyataan resminya.

Dengan program Tani Merdeka Nasional, pemerintah berharap Indonesia tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri, tetapi juga menjadi salah satu lumbung pangan dunia dalam waktu dekat.(Khairuls)

 

Share :

Baca Juga

Daerah

DPRD Kota Sungai Penuh Gelar Paripurna Terkait LKPj dan Dua Ranperda
Satpol PP Sungai Penuh Bantu Korban Penusukan di Hamparan Rawang

Daerah

Satpol PP Kota Sungai Penuh Tunjukkan Solidaritas Sosial, Bantu Korban Penusukan Kunci Motor 
Proses streamlining perusahaan asuransi dalam ekosistem PT Danantara

Daerah

Jamdatun Tegaskan Streamlining Perusahaan Asuransi di Ekosistem Danantara 

Daerah

DPRD Paripurna Penetapan Dewas LPPL SPTV

Advertorial

UPTD BLKP Provinsi Jambi Resmi Tutup Pelatihan Pengelasan,. Kades Dedi Mizwar ucapkan Terima Kasih

Advertorial

Bonus Atlet dan Pelatih Berprestasi Pekan Paralympic Provinsi VIII Jambi di Serahkan Langsung Bupati Tanjab Timur
Penemuan Mayat di Kerinci

Daerah

Warga Digegerkan Penemuan Jasad Pria di Perladangan Sungai Batu Gantih Kerinci
Ramadan akan digenapkan menjadi 30 hari, sehingga Idulfitri dirayakan pada Sabtu (21/3/2026).

Daerah

Sidang Isbat Penentuan Idulfitri 1447 H Digelar, Pemerintah Tunggu Hasil Pemantauan Hilal