Home / Daerah / Internasional / Nasional / News / Peristiwa

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:03 WIB

Fenomena Gerhana Matahari Cincin Jadi Bukti 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada 18 Februari 2026

Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026 menjadi bukti astronomis ijtimak penentuan 1 Ramadhan 1447 H yang diperkirakan jatuh pada 18 Februari 2026.

Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026 menjadi bukti astronomis ijtimak penentuan 1 Ramadhan 1447 H yang diperkirakan jatuh pada 18 Februari 2026.

http://Eksisjambi.com–  Fenomena Gerhana Matahari Cincin (GMC) yang akan terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 M, menjadi salah satu bukti astronomis penentuan awal bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Secara perhitungan astronomi, peristiwa ini menandai terjadinya ijtimak atau konjungsi, yakni fase bulan baru (new moon) yang menjadi dasar di mulainya bulan dalam kalender hijriah.

Gerhana matahari hanya dapat terjadi ketika bulan berada tepat di antara bumi dan matahari dalam satu garis lurus. Posisi tersebut menunjukkan bahwa bulan sedang berada pada fase ijtimak, yaitu momen berakhirnya siklus bulan sebelumnya dan di mulainya siklus bulan baru.

Dalam ilmu falak, ijtimak merupakan syarat utama secara hisab (perhitungan astronomi) untuk menetapkan awal bulan hijriah. Dengan terjadinya Gerhana Matahari Cincin pada 17 Februari 2026, hal ini menjadi bukti visual paling nyata bahwa konjungsi telah terjadi. Artinya, secara astronomis, bulan baru sudah di mulai.

Baca Juga :  Ketua DPRD Tanjab Barat Hadiri Acara Perpisahan Kajari Anton Rahmanto

Berdasarkan perhitungan kalender hijriah, jika ijtimak terjadi sebelum matahari terbenam dan memenuhi kriteria visibilitas hilal, maka keesokan harinya di tetapkan sebagai tanggal 1 bulan baru. Dengan demikian, 1 Ramadhan 1447 H di perkirakan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026 M.

Meski demikian, penetapan resmi awal Ramadhan di Indonesia tetap menunggu hasil sidang isbat yang di gelar pemerintah melalui Kementerian Agama. Sidang tersebut menggabungkan metode hisab (astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal) sebagai dasar penetapan awal bulan hijriah.

Baca Juga :  Warga Kepri Wajib Siaga! BMKG Rilis Peringatan Rob 4–13 Desember 2025

Fenomena Gerhana Matahari Cincin ini sekaligus menjadi momentum edukasi bagi masyarakat tentang keterkaitan antara peristiwa astronomi dan penanggalan Islam. Secara ilmiah dan syar’i, gerhana matahari tidak mungkin terjadi kecuali pada fase bulan baru, sehingga menjadi indikator kuat telah masuknya bulan baru dalam kalender hijriah.

Dengan demikian, peristiwa GMC pada 17 Februari 2026 memperkuat indikasi bahwa 1 Ramadhan 1447 H bertepatan dengan 18 Februari 2026 M, menandai di mulainya ibadah puasa bagi umat Islam di seluruh dunia.**

Share :

Baca Juga

Daerah

Bupati Kerinci Bubarkan Aksi Coret-Coret Seragam Sekolah

Daerah

Veda Ega Pratama Finis P24 di FP1 Moto3 Jerez 2026, Tantangan Jadi Modal Evaluasi

Daerah

Kode Redeem Mobile Legends Terbaru 28 April 2026, Klaim Skin dan Hadiah Gratis Hari Ini

Advertorial

Bupati Monadi Terima Penghargaan Pengelola Dana Desa Terbaik III Tahun 2024
Wisata Kerinci

Daerah

Objek Wisata Kerinci Ramai Pengunjung, Kadis Pariwisata: Jaga Kebersihan

Daerah

Gempa M 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Arus Mudik Lebaran 2026 Mencapai Puncak, Kepadatan

News

Arus Mudik Lebaran 2026 Mencapai Puncak, Kepadatan Terjadi di Sejumlah Jalur Utama

Daerah

Pasca Dilantik, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Soroti Perubahan Lanskap Media di Indonesia