JAMBI,http://Eksisjambi.com – Pemerintah Kota Jambi mulai merealisasikan rencana besar untuk mengubah wajah eks lokalisasi Pucuk di kawasan Payo Sigadung menjadi lingkungan yang religius, produktif, dan berdaya guna bagi masyarakat.
Langkah awal tersebut di tandai dengan peninjauan langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, terhadap lokasi rencana pembangunan masjid yang berada di Jalan Syailendra, RT 05, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo.
Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menghapus stigma negatif yang selama ini melekat pada kawasan eks lokalisasi tersebut. Transformasi di lakukan melalui pendekatan terpadu yang mengedepankan aspek sosial, keagamaan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Di kawasan ini nantinya akan di bangun masjid sebagai pusat kegiatan, sekaligus pengembangan UMKM dan fasilitas olahraga bagi masyarakat,” ujar Maulana di sela-sela kunjungan.
Menurutnya, pembangunan masjid tidak hanya berfungsi sebagai sarana ibadah, tetapi juga akan menjadi pusat pembinaan mental dan spiritual warga. Pemerintah berharap kehadiran fasilitas tersebut mampu mendorong perubahan pola hidup masyarakat ke arah yang lebih positif.
Selain itu, pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga menjadi fokus utama dalam rencana penataan kawasan. Pemkot Jambi menargetkan terciptanya peluang ekonomi baru bagi warga sekitar, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat.
Tak hanya itu, fasilitas olahraga yang akan di bangun di kawasan tersebut di harapkan dapat menjadi ruang interaksi sosial sekaligus sarana pembinaan generasi muda agar terhindar dari aktivitas negatif.
Program penataan ini merupakan bagian dari visi Pemerintah Kota Jambi dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta berkarakter religius. Pemerintah juga akan melibatkan berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan, guna memastikan keberlanjutan program.
Dengan langkah ini, eks lokalisasi Pucuk di harapkan tidak lagi identik dengan citra negatif, melainkan bertransformasi menjadi kawasan yang memberikan nilai manfaat, baik secara sosial, spiritual, maupun ekonomi bagi masyarakat Kota Jambi.**







