Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Rabu, 29 April 2026 - 09:54 WIB

DPR RI Dorong Parlemen Responsif Gender di Forum WAIPA Filipina

Jakarta , http://Eksisjambi.com – DPR RI melalui Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) menghadiri 5th WAIPA Coordinating Committee Meeting secara hybrid pada Senin (27/04/2026). Kegiatan ini berlangsung di Quezon City, Filipina.

Forum parlemen perempuan ASEAN tersebut mengangkat tema “Advancing Gender-Transformative Parliaments Towards a Future-Ready and Inclusive ASEAN Community”. Delegasi DPR RI di wakili Wakil Ketua BKSAP Irine Yusiana Roba Putri dan Anggota BKSAP Himmatul Aliyah.

Dalam forum ini, Indonesia menyampaikan sejumlah data penting. Saat ini, perempuan baru menempati 23 persen kursi parlemen di ASEAN. Selain itu, satu dari tiga perempuan masih mengalami kekerasan. Pelecehan daring terhadap politisi perempuan juga terus meningkat.

Baca Juga :  Wabup Tanjab Barat Hadiri Pelantikan Dan Pengambilan Sumpah Janji Anggota PPK

Indonesia tidak hanya menyampaikan data. DPR RI juga memaparkan langkah konkret yang telah di lakukan. Salah satunya adalah reaktivasi Kaukus Perempuan DPR RI periode 2025–2030.

Selain itu, DPR RI telah mendorong enam legislasi yang fokus pada perlindungan perempuan. DPR juga aktif dalam dua sesi dialog strategis. Topik yang di bahas meliputi transformasi parlemen dan kebijakan UMKM yang responsif gender.

Wakil Ketua BKSAP DPR RI, Irine Yusiana Roba Putri, menegaskan pentingnya langkah nyata dalam mewujudkan parlemen yang inklusif.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Bertemu Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung, Perkuat Kemitraan Strategis

“Parlemen yang transformatif gender membutuhkan lebih dari sekadar kursi. Kita harus memperjuangkan kuota yang dapat di tegakkan, penganggaran yang responsif gender, dan perlindungan bagi perempuan di ruang-ruang politik,” ujar Irine.

Keikutsertaan DPR RI dalam forum ini menunjukkan komitmen Indonesia di tingkat regional. DPR RI terus mendorong kerja sama antarparlemen di ASEAN.

Langkah ini di harapkan dapat mempercepat kesetaraan gender di bidang politik. Selain itu, juga untuk menciptakan ruang politik yang lebih aman bagi perempuan.**

Share :

Baca Juga

Daerah

Bupati Kerinci,Lantik 55 Orang Eselon III dan IV di Lingkup Pemda Kerinci.
QRIS Indonesia

Internasional

Transaksi Digital RI, QRIS Catat Pertumbuhan Fantastis 145%
KPK

Hukum

KPK Tahan Bupati Ponorogo SUG dan Tiga Orang Lain dalam Kasus Dugaan Korupsi

Daerah

PUBG Mobile World Cup 2026 , 32 Tim Dunia Perebutkan Hadiah US$3 Juta di Paris

Advertorial

DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Paripurna Kedua

Daerah

Jaksa Agung Lantik Kajati dan Pejabat Eselon II, Tekankan Integritas

Bangko

Wabup A. Khafidh Buka Forum Konsultasi Publik RKPD 2027
Timnas Indonesia

Daerah

Eks Pelatih Timnas Indonesia Soroti Maraknya Naturalisasi Pemain di Skuad Garuda