Jambi, http://Eksisjambi.com – Pimpinan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi mengambil langkah tegas terhadap dosen berinisial DK. Nama tersebut menjadi sorotan publik setelah peristiwa penggerebekan oleh warga.
Rektor UIN STS Jambi, Kasful Anwar, menyampaikan bahwa kampus telah menonaktifkan DK dari jabatan tambahan sebagai wakil dekan. Keputusan ini di ambil untuk menjaga objektivitas selama proses pemeriksaan.
“Kami ingin memastikan situasi akademik tetap kondusif,” ujar Rektor.
Ia menegaskan, seluruh sivitas akademika wajib mematuhi aturan disiplin, kode etik, dan norma kelembagaan. Setiap dugaan pelanggaran akan di proses secara serius.
Selain dicopot dari jabatan, DK juga dihentikan sementara dari seluruh aktivitas kampus. Kebijakan ini mencakup kegiatan mengajar, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pihak kampus juga telah memerintahkan pemeriksaan etik. Langkah ini di lakukan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar di masyarakat.
Jika terbukti melanggar, DK akan di kenai sanksi sesuai aturan yang berlaku.
“Kami berkomitmen menjaga marwah institusi dan integritas akademik,” tegasnya.
Rektor turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kegaduhan yang terjadi. Ia menegaskan, tindakan pribadi tidak mencerminkan nilai lembaga.
Saat ini, kampus masih melakukan penelusuran dan verifikasi internal untuk mendapatkan informasi yang lengkap dan akurat.**







