Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:59 WIB

Komisi XI DPR RI Bahas Arah Kebijakan Ekonomi dan RAPBN 2027, Soroti Kesejahteraan Rakyat hingga Daerah

Oplus_131072

Oplus_131072

JAKARTA, http://Eksisjambi.com – Komisi XI DPR RI mulai membahas arah kebijakan ekonomi makro serta Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2027. Dalam pembahasan tersebut, DPR menegaskan bahwa target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi harus sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk di daerah-daerah.

Pembahasan RAPBN 2027 menjadi langkah penting dalam menentukan arah pembangunan nasional beberapa tahun ke depan. Selain mengejar pertumbuhan ekonomi, pemerintah dan DPR juga menyoroti berbagai indikator sosial yang berkaitan langsung dengan kualitas hidup masyarakat.

Berdasarkan target yang di susun pemerintah, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2027 di targetkan berada di kisaran 5,8 hingga 6,5 persen. Angka tersebut lebih tinggi di banding capaian beberapa tahun terakhir dan di harapkan mampu mendorong penciptaan lapangan kerja serta meningkatkan daya beli masyarakat.

Baca Juga :  Ketika Ukuran Tak Lagi Relevan: Meninjau Kembali Indikator Kemiskinan

Selain pertumbuhan ekonomi, pemerintah juga menetapkan sejumlah sasaran strategis lainnya, antara lain:

  • Tingkat Kemiskinan: 6,0–6,5 persen
  • Tingkat Pengangguran Terbuka: 4,30–4,87 persen
  • Rasio Gini: 0,362–0,367

Target-target tersebut menunjukkan komitmen pemerintah untuk tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi secara kuantitatif, tetapi juga memastikan hasil pembangunan dapat di nikmati secara lebih merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Dalam pembahasan di Komisi XI DPR RI, sejumlah anggota dewan menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi yang tinggi belum tentu secara otomatis meningkatkan kesejahteraan rakyat jika tidak di barengi dengan pemerataan pembangunan, penciptaan lapangan kerja yang berkualitas, serta penguatan ekonomi daerah.

DPR juga mengingatkan agar kebijakan fiskal dan program pembangunan nasional mampu menjawab berbagai tantangan yang masih di hadapi masyarakat, seperti ketimpangan ekonomi, akses terhadap pendidikan dan kesehatan, serta peluang usaha bagi pelaku UMKM.

Baca Juga :  Gubernur Alharis Tutup Secara Resmi MTQ ke- 49 Kabupaten Merangin

Penguatan investasi, hilirisasi industri, pembangunan infrastruktur, serta pengembangan sektor ekonomi produktif di daerah di nilai menjadi faktor penting untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi yang telah di tetapkan.

Meski demikian, pertanyaan yang terus menjadi perhatian publik adalah apakah kenaikan target ekonomi tersebut akan benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Banyak pihak menilai keberhasilan pembangunan tidak hanya di ukur dari besarnya angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menekan kemiskinan, mengurangi pengangguran, dan memperkecil kesenjangan sosial.

Pembahasan RAPBN 2027 di perkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa tahap ke depan. Hasil akhir pembahasan nantinya akan menjadi dasar pelaksanaan berbagai program pembangunan nasional yang di harapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia secara berkelanjutan.**

Share :

Baca Juga

Bangko

Bupati M. Syukur Pada Safari Ramadhan 1447 H di- Tabsel Ungkap Komitmen Pemerintah Membangun Infrastruktur

Bangko

Babinsa Serda Alfeni Hadiri Penutupan MTQ Tingkat Desa

Internasional

IHSG Terjun Bebas mencapai level 5.971,91

Daerah

Anggota Baleg DPR Desak Pengesahan RUU PPRT untuk Lindungi Pekerja Rumah Tangga

Daerah

Aslori Ilham : Apresiasi Kenduri Sko Lembaga Adat Depati Muaro Langkap Tamiai
Kode redeem Free Fire (FF) terbaru

Daerah

Kode Redeem Free Fire Terbaru 18 April 2026, Segera Klaim 

Advertorial

Wagub Sani Ajak ICMI Jambi Bersinergi Wujudkan Jambi Mantap

Bangko

Tingkatkan Kemampuan Linmas, Babinsa Berikan Pelatihan PBB