Home / Nasional / News / Otomotif / Peristiwa / Provinsi Jambi

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:24 WIB

Klarifikasi Temuan Keuangan Daerah sebagai Wujud Transparansi dan Akuntabilitas Pemprov Jambi

Oplus_131072

Oplus_131072

Jambi, http://Eksisjambi.com – Polemik mengenai narasi “raibnya uang rakyat Rp1,5 triliun” di Provinsi Jambi kembali menjadi perhatian publik. Menanggapi isu tersebut, Founder Lembaga Bantuan Hukum (LBH) NADI, Elas Anra Dermawan, SH, mengajak masyarakat untuk melihat persoalan secara utuh berdasarkan data resmi dan tidak terjebak pada informasi yang disampaikan secara parsial.

Menurutnya, dalam negara hukum yang demokratis, kritik terhadap penyelenggaraan pemerintahan merupakan bagian dari kontrol sosial yang dijamin oleh konstitusi. Namun, kritik tersebut harus dibangun di atas data yang akurat, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Jika informasi disampaikan tanpa konteks yang utuh, maka yang muncul bukan lagi kontrol publik, melainkan disinformasi yang berpotensi menyesatkan masyarakat,” ujarnya.

Elas menjelaskan, berdasarkan penjelasan resmi Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika serta data dari Inspektorat Provinsi Jambi, angka Rp1,5 triliun yang ramai diperbincangkan bukan merupakan temuan yang terjadi pada masa kepemimpinan Gubernur Jambi Al Haris semata.

Baca Juga :  Ketua DPRD H.Fajran Pantau Proses Evakuasi Kapolda Jambi

Nilai tersebut merupakan akumulasi temuan hasil pemeriksaan dari berbagai periode kepemimpinan gubernur sejak tahun 2002. Karena itu, menurutnya, penyampaian informasi harus dilakukan secara proporsional agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat.

Temuan Audit Bukan Berarti Kerugian Negara

Dalam perspektif hukum administrasi negara dan tata kelola pemerintahan, Elas menegaskan bahwa temuan hasil audit tidak otomatis dapat diartikan sebagai hilangnya keuangan negara ataupun tindak pidana korupsi.

Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan auditor pada dasarnya merupakan instrumen pengawasan yang bertujuan memperbaiki sistem administrasi, meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, serta memastikan setiap rekomendasi ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

“Temuan audit harus dipahami sebagai bagian dari proses perbaikan tata kelola pemerintahan. Tidak semua temuan bermakna adanya kerugian negara atau perbuatan melawan hukum,” jelasnya.

Menurutnya, membangun opini publik seolah-olah seluruh angka akumulatif tersebut terjadi dalam satu periode pemerintahan merupakan penyederhanaan fakta yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.

Apresiasi terhadap Keterbukaan Pemerintah

Baca Juga :  Kodim 0420/Sarko Melaksanakan Apel Siaga Bencana Latihan Bersama BPBD dan Damkar

LBH NADI juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jambi yang memberikan klarifikasi secara terbuka mengenai asal-usul data, besaran temuan pada periode berjalan, hingga nilai rekomendasi pengembalian keuangan.

Sikap tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat.

“Keterbukaan informasi merupakan salah satu indikator penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance,” kata Elas.

Pengawasan Harus Tetap Objektif

Meski demikian, Elas menegaskan bahwa pengawasan terhadap pengelolaan keuangan daerah harus terus diperkuat. Namun, pengawasan tersebut harus tetap mengedepankan objektivitas, akurasi data, serta menghormati asas praduga tak bersalah.

Menurutnya, demokrasi yang sehat membutuhkan kritik yang berbasis fakta, bukan narasi yang berpotensi menyesatkan publik.

“Masyarakat berhak memperoleh informasi yang benar, utuh, dan berimbang. Kepercayaan publik hanya dapat dibangun melalui keterbukaan pemerintah, profesionalisme media, serta kedewasaan seluruh elemen masyarakat dalam menyikapi setiap informasi yang berkembang,” tutupnya.*

Share :

Baca Juga

DPRD Kota Sungai Penuh menggelar rapat paripurna penyampaian pandangan umum fraksi terhadap LKPJ Wali Kota Tahun Anggaran 2025,

Daerah

Fraksi DPRD Apresiasi Kinerja Pemkot Sungai Penuh dalam LKPJ 2025

Daerah

Sekda Asraf serahkan Laporan Keuangan Daerah(LKD) Kabupaten Kerinci

Bangko

Rudi Hartono Ungguli Dua Rifalnya Pada Pemilihan PAW Kades Muara Jernih
Presiden Prabowo Subianto

Internasional

Presiden Prabowo Targetkan 500 Sekolah Rakyat

Daerah

Satu Buah Rumah Milik Warga Di Rimbo Ulu Nyaris Ludes Terbakar
TNI Siap Perang

Daerah

Menhan Sjafrie Instruksikan Jajaran Kemhan dan TNI Siap Hadapi Perang Berlarut
Karnaval Budaya Tanjung Jabung Barat dalam rangka HUT RI ke-81

Daerah

Ada Yang Berbeda di Karnaval Budaya Tanjung Jabung Barat,Hadirkan Nuansa Vintage di Tahun 70’an

Advertorial

Pilkada 2024 Aman Damai, Ditintelkam Polda Jambi Intensifikan Koordinasi dengan KPU Provinsi Jambi