Padang,http://Eksisjambi.com – Banjir melanda sejumlah wilayah di Kota Padang, Provinsi Sumatra Barat, pada Senin (3/8/2026), setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut sejak pukul 11.00 WIB hingga sekitar pukul 17.00 WIB. Akibatnya, sejumlah kawasan permukiman, fasilitas umum, dan ruas jalan terendam banjir.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang yang di terima Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), banjir terjadi di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kuranji, Kecamatan Koto Tangah, dan Kecamatan Bungus Teluk Kabung.
Di Kecamatan Kuranji, wilayah terdampak meliputi Kelurahan Lapau Munggu, Komplek Wahana, Kampuang Tanjung, Pasar Lalang, serta Gunung Sarik. Sementara di Kecamatan Koto Tangah, banjir menggenangi Kelurahan Aia Pacah, kawasan di belakang RSUD, dan Perumahan Green Mandiri.
Sedangkan di Kecamatan Bungus Teluk Kabung, banjir merendam Kelurahan Bungus Selatan, Bungus Barat, Teluk Kabung Utara, Bungus Timur, serta Teluk Kabung Tengah.
Hingga laporan ini di terbitkan, BPBD Kota Padang masih melakukan pendataan terkait jumlah korban jiwa maupun besaran kerugian materiil akibat bencana tersebut.
Berdasarkan pantauan visual di lapangan, derasnya arus banjir menyebabkan sejumlah kendaraan yang berada di jalan terseret arus. Kondisi ini menunjukkan tingginya debit air yang menggenangi beberapa titik di Kota Padang.
Merespons kejadian tersebut, BPBD Kota Padang bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait langsung melakukan penanganan darurat. Tim gabungan mengevakuasi warga yang terdampak ke lokasi yang lebih aman menggunakan perahu polietilen.
Selain proses evakuasi, petugas juga melakukan kaji cepat dan pendataan dampak bencana serta terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat penanganan di lapangan.
Hingga Senin malam, banjir di sejumlah lokasi di laporkan masih belum surut. Hujan juga masih mengguyur sebagian wilayah Kota Padang sehingga proses penanganan dan evakuasi terus di lakukan oleh BPBD bersama pemerintah daerah, OPD terkait, serta masyarakat.
BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang masih berpeluang terjadi. Kondisi tersebut berpotensi memicu banjir maupun bencana hidrometeorologi basah lainnya.
Masyarakat yang tinggal di kawasan rawan banjir di minta terus memantau informasi resmi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat serta segera mengikuti arahan petugas apabila di lakukan evakuasi demi keselamatan bersama.
Sumber: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).*







