Jakarta, Eksisjambi.com – Harga estimasi kopi Robusta domestik pada Sabtu, 3 Oktober 2026, tercatat berada di kisaran Rp55.900 per kilogram. Angka tersebut menunjukkan kenaikan tipis di bandingkan estimasi harga sehari sebelumnya.
Pergerakan harga ini menjadi salah satu indikator yang terus dipantau oleh petani, pedagang, hingga pelaku industri kopi.
Fluktuasi harga kopi di pengaruhi berbagai faktor, mulai dari perkembangan harga di bursa internasional, kondisi pasokan, permintaan pasar, hingga nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Meskipun kenaikannya relatif kecil, perubahan harga tetap menjadi perhatian karena dapat memengaruhi nilai jual kopi di tingkat petani maupun transaksi perdagangan di dalam negeri.
Sebagai negara produsen kopi terbesar di dunia, Indonesia memiliki sentra produksi Robusta di berbagai daerah, seperti Lampung, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi, hingga sejumlah wilayah di Pulau Jawa. Komoditas ini menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat, khususnya di daerah penghasil kopi.
Pelaku usaha berharap tren harga tetap stabil atau terus membaik sehingga mampu memberikan keuntungan yang lebih baik bagi petani sekaligus menjaga daya saing kopi Indonesia di pasar global.
Perlu di ketahui, harga Rp55.900 per kilogram merupakan estimasi yang di susun berdasarkan perkembangan pasar dan bukan merupakan harga baku.
Nilai transaksi di lapangan dapat berbeda bergantung pada kualitas biji kopi, kadar air, lokasi, volume penjualan, serta mekanisme perdagangan di masing-masing daerah.*







