http://Eksisjambi.com– Amerika Serikat (AS) resmi membebaskan dua warga negara Rusia yang merupakan awak kapal tanker minyak berbendera Rusia, Marinera, yang sebelumnya di tangkap oleh pasukan militer Amerika.
Kabar pembebasan tersebut di umumkan secara resmi oleh Kementerian Luar Negeri Rusia di Moskow.
Dalam pernyataannya, Kemlu Rusia menyebut keputusan pembebasan di ambil langsung oleh Presiden AS Donald Trump sebagai tanggapan atas permintaan pemerintah Kremlin. Moskow pun menyambut langkah tersebut dengan sikap positif.
“Kami menyambut baik keputusan ini dan menyampaikan rasa terima kasih kami kepada kepemimpinan Amerika Serikat,” demikian bunyi pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Rusia.
Sebelumnya, Rusia sempat melayangkan peringatan keras terkait penahanan kapal tanker Marinera oleh militer AS. Moskow menilai tindakan tersebut berpotensi menimbulkan dampak serius, tidak hanya bagi hubungan bilateral kedua negara, tetapi juga bagi stabilitas kawasan internasional.
“Penyitaan kapal tanker minyak Marinera berbendera Rusia oleh militer AS berpotensi memiliki implikasi yang luas bagi seluruh kawasan Euro-Atlantik dan lalu lintas maritim sipil secara global,” tegas Kemlu Rusia.
Penangkapan kapal tanker Marinera pertama kali di umumkan pada Rabu oleh Komando Eropa Amerika Serikat (US European Command). Kapal tersebut di laporkan di tangkap di perairan internasional di wilayah barat laut Skotlandia.
Komando Eropa AS juga menyebutkan bahwa kapal perang Amerika telah melakukan pengejaran terhadap Marinera sejak kapal tanker itu berada di kawasan Laut Karibia, sebelum akhirnya berhasil di hentikan dan di amankan.
Meski dua awak kapal Rusia telah di bebaskan, hingga kini pihak Amerika Serikat belum memberikan penjelasan rinci terkait status hukum kapal tanker Marinera maupun alasan detail penangkapannya di perairan internasional. Perkembangan kasus ini masih menjadi perhatian dunia internasional, khususnya terkait keamanan pelayaran sipil dan stabilitas geopolitik global.**






