Surabaya – Kabar duka datang dari keluarga YouTuber dan influencer pendidikan ternama, Jerome Polin Sijabat. Sang ayah, Pendeta Marojahan Sintong Sijabat, di kabarkan meninggal dunia pada Kamis, 30 Oktober 2025, di usia 58 tahun, setelah sempat menjalani perawatan intensif karena kondisi kritis.
Marojahan Sintong Sijabat di kenal luas sebagai pendeta Gereja Kristen Indonesia (GKI) Darmo Satelit, Surabaya. Sosoknya di hormati oleh jemaat dan rekan sepelayanan karena ketulusan, kesederhanaan, dan dedikasinya dalam membimbing umat.
Kabar kepergian pendeta berdarah Batak itu menyebar cepat di media sosial setelah sejumlah kerabat dan jemaat mengunggah ucapan belasungkawa. Banyak warganet juga menyampaikan duka cita mendalam kepada Jerome dan keluarganya.
“Beliau adalah sosok ayah dan gembala yang penuh kasih. Kami merasa kehilangan besar,” tulis salah satu jemaat GKI Darmo Satelit di media sosial.
Hingga berita ini di turunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga mengenai penyebab pasti meninggalnya Marojahan Sintong Sijabat maupun jadwal pemakaman. Namun, sejumlah sumber menyebutkan bahwa almarhum sempat di rawat beberapa hari sebelum akhirnya berpulang.
Jerome Polin sendiri di kenal sangat dekat dengan keluarganya. Dalam berbagai kesempatan, ia sering membagikan kisah tentang nilai-nilai hidup dan pendidikan yang di tanamkan oleh sang ayah.
Kepergian Pendeta Marojahan Sintong Sijabat menjadi kehilangan mendalam tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi komunitas gereja dan masyarakat yang mengenalnya sebagai sosok penuh kasih dan berintegritas tinggi.
Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan, dan keluarga yang di tinggalkan di berikan kekuatan serta penghiburan.(*)







