Eksisjambi.com,Kerinci- Pemerintah Daerah Kabupaten Kerinci melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kerinci, pada Selasa (29/03/2022) menggelar kegiatan peningkatan kapasitas pendidik terhadap pengetahuan aksara incung, yang bertempat di Museum Kerinci, Desa Sanggaran Agung, Kecamatan Danau Kerinci.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut, menghadirkan Dosen Universitas Batanghari (UNBARI) Deki Saputra, sedangkan untuk peserta dari para guru SMP di Kabupaten Kerinci.
Kegiatan pelatihan dilaksanakan selama Dua Hari, dari tanggal 29 sd 30 maret 2022. Yang berlokasi di Museum Kerinci Sanggaran Agung Kecamatan Danau Kerinci.
Kegiatan pelatihan, dibuka oleh Bupati Kerinci Bapak Dr.H Adirozal, M.Si,. Disaksikan para Undangan dan Pemateri, dihadapan para peserta pelatihan para Guru SMP se- Kabupaten Kerinci.![]()
Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Bapak Drs. Juanda Sasmita, menyampaikan benda pusaka merupakan aset suatu daerah yang wajid kita lestarikan dan jaga demi generasi mendatang, salah satunya Aksara Incung merupakan budaya daerah kerinci, Peninggalan bersejarah, Pelatihan ini untuk melestarikan budaya yang dimiliki oleh kabupaten kerinci.
Lanjutnya, untuk pemateri pelatihan kita mendatangkan Pemateri dari Provinsi Jambi
Bapak Deki Saputra, Dosen Universitas Batanghari (UNBARI).
Asisten II Pemerintahan Daerah Kabupaten Kerinci Bapak Dr. Yanizar, turut serta membuka pelatihan sekaligus sebagai pemateri dari Pemda Kabupaten Kerinci”, Pungkasnya Juanda Sasmita.
Dalam Kesempatan itu Bupati Adirozal Berharap pelatihan Aksara incung bukan hanya sebagai seremonial saja, harus benar benar di pelajari untuk pahami wujud kita generasi saat ini menghormati peninggalan benda bersejarah nenek moyang terdahulu.
” bila perlu pendidikan aksara incung di masukan sebagai mata pelajaran muatan lokal (Mulok) untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Kerinci Khususnya”, Pungkas Bupati Kerinci.(R*)







