Home / Daerah / Hukum / Internasional / Nasional / News

Senin, 27 April 2026 - 12:58 WIB

Ditpolairud Polda Gorontalo Ungkap Kapal Terdampar Diduga Angkut Sianida, Pemilik Masih Diburu

Oplus_131072

Oplus_131072

Gorontalo, http://Eksisjambi.com –  Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Gorontalo mengungkap temuan sebuah kapal terdampar yang diduga mengangkut bahan berbahaya jenis sianida. Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk menelusuri pemilik kapal serta potensi pelanggaran hukum yang terjadi.

Kapal jenis fiber panboat tersebut ditemukan dalam kondisi tanpa awak setelah mengalami kerusakan mesin di perairan wilayah Gorontalo. Seluruh anak buah kapal (ABK) diduga melarikan diri dan meninggalkan muatan di lokasi kejadian.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas berhasil mengamankan sebanyak 39 karung berisi butiran putih yang diduga kuat merupakan bahan kimia berbahaya jenis sianida. Masing-masing karung diperkirakan memiliki berat sekitar 50 kilogram.

Baca Juga :  Warga Digegerkan Penemuan Jasad Pria di Perladangan Sungai Batu Gantih Kerinci

“Muatan yang ditemukan sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan risiko serius terhadap keselamatan masyarakat serta lingkungan jika tidak ditangani dengan tepat,” ujar salah satu penyidik Ditpolairud Polda Gorontalo.

Dalam proses penyelidikan, aparat juga telah mengidentifikasi seorang pria berinisial LP yang mengakui kepemilikan sebagian muatan tersebut. LP diketahui sempat memindahkan sebagian barang dari lokasi sebelum akhirnya diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Kasus ini diduga melanggar ketentuan di bidang kepabeanan terkait pengangkutan dan distribusi bahan berbahaya tanpa izin resmi. Berdasarkan aturan yang berlaku, pelanggaran tersebut dapat dikenakan ancaman pidana penjara hingga 10 tahun serta denda maksimal mencapai Rp5 miliar.

Baca Juga :  Kode Redeem Free Fire Terbaru 9 Juni 2026, Klaim Skin XM8 Permanen 

Polda Gorontalo menegaskan bahwa penyelidikan akan terus dikembangkan guna mengungkap jaringan di balik pengangkutan bahan berbahaya tersebut, termasuk asal-usul dan tujuan distribusinya.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan wilayah perairan serta mencegah potensi dampak negatif terhadap masyarakat dan kelestarian lingkungan.**

 

Share :

Baca Juga

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Tinjau Operasi Pasar Elpiji 3 Kg di Kecamatan Bram Itam
Sri Mulyani dan Bill gates

Internasional

Sri Mulyani Ditunjuk Jadi Dewan Pengurus Gates Foundation

Daerah

Pj.Sekda Asraf Jadi Orang Ketiga Penerima Vaksin di Provinsi Jambi

Hukum

Polres Bungo Gelar Apel Pasukan Operasi Lilin Pengamanan Nataru 2024
Gubernur Alharis

Advertorial

Gubernur Al Haris Tegaskan Komitmen Tekan Stunting, Luncurkan Gerakan 10B ASN Peduli Stunting di Jambi
Saqifah Bani Sa’idah di Madinah

Daerah

Jejak Sejarah di Sudut Masjid Nabawi: Saqifah Bani Sa’idah, Tempat Lahirnya Kepemimpinan Umat Islam

Advertorial

Gubernur Al Haris Ajak Masyarakat Jaga Sungai Batanghari
Pesawat Tempur Canggih Refale

Internasional

TNI AU Sambut 3 Jet Tempur Rafale Pertama Awal 2026