Jakarta,http://Eksisjambi.com – DPR RI menyatakan dukungannya terhadap usulan Badan Gizi Nasional (BGN) agar motor listrik yang merupakan aset negara di prioritaskan sebagai bantuan bagi guru honorer di berbagai daerah. Kebijakan tersebut di nilai sebagai langkah strategis dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset yang telah di biayai melalui anggaran negara sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan mobilitas tenaga pendidik.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, menegaskan bahwa aset negara yang di beli menggunakan dana publik harus memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. Menurutnya, pemanfaatan motor listrik untuk mendukung aktivitas guru honorer merupakan bentuk optimalisasi aset negara yang tepat sasaran.
“Setiap aset yang telah di biayai oleh negara harus dapat di manfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat. Guru honorer merupakan salah satu kelompok yang membutuhkan dukungan, terutama dalam menunjang mobilitas mereka saat menjalankan tugas pendidikan di daerah,” ujarnya.
Dukungan DPR RI terhadap usulan tersebut juga di nilai dapat mempercepat implementasi kebijakan melalui koordinasi yang lebih kuat antara pemerintah pusat, kementerian terkait, dan lembaga negara lainnya.
Selain membantu meningkatkan akses transportasi bagi guru honorer, program ini di harapkan mampu mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan di berbagai wilayah Indonesia.
Guru honorer di daerah selama ini kerap menghadapi tantangan mobilitas akibat keterbatasan sarana transportasi. Kondisi tersebut tidak jarang memengaruhi efektivitas pelaksanaan tugas mereka, terutama bagi yang bertugas di wilayah terpencil atau memiliki akses transportasi umum yang terbatas.
Melalui pemanfaatan motor listrik aset negara, pemerintah di harapkan dapat menghadirkan solusi yang tidak hanya mendukung aktivitas para guru, tetapi juga berkontribusi terhadap upaya pengurangan emisi karbon dan percepatan transisi menuju energi bersih.
DPR RI berharap kebijakan ini dapat segera di realisasikan dengan mekanisme yang transparan dan tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar di rasakan oleh para guru honorer yang membutuhkan.
Langkah tersebut juga di nilai sebagai bentuk nyata perhatian negara terhadap peran penting tenaga pendidik dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Dengan adanya dukungan dari DPR RI, usulan BGN tersebut berpotensi menjadi salah satu program strategis yang mampu menggabungkan optimalisasi aset negara, peningkatan kesejahteraan guru, dan penguatan komitmen pemerintah terhadap pembangunan berkelanjutan.**







