Jakarta,http://Eksisjambi.com – Kabar duka datang dari dunia kesehatan Indonesia. Meninggalnya dr. Myta Aprilia Azmy memicu keprihatinan luas sekaligus sorotan terhadap kondisi kerja dokter muda di lapangan yang di nilai masih memprihatinkan.
Tragedi tersebut kini menjadi perhatian serius Komisi IX DPR RI. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, mendesak Kementerian Kesehatan untuk melakukan audit investigasi secara menyeluruh terkait penyebab pasti kematian almarhumah.
Menurutnya, dugaan beban kerja ekstrem hingga minimnya perlindungan terhadap tenaga medis tidak bisa lagi di anggap sepele. Ia menilai kasus ini menjadi pengingat penting bahwa sistem kerja tenaga kesehatan perlu segera di benahi demi menjamin keselamatan para dokter dan tenaga medis lainnya.
“Kami mendesak Kemenkes melakukan audit investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti kematian almarhumah. Berikan sanksi tegas kepada pihak yang terbukti lalai. Kasus ini harus di buka secara transparan kepada publik, jangan ada yang di tutup-tutupi karena informasi yang beredar, almarhumah di paksa tetap praktik meski sedang sakit,” tegas Yahya Zaini.
Sorotan terhadap sistem pendidikan dan kerja dokter muda kembali mencuat setelah kabar wafatnya dr. Myta menyebar luas di masyarakat. Sejumlah pihak menilai para tenaga medis muda kerap menghadapi tekanan kerja tinggi, jam tugas panjang, hingga keterbatasan perlindungan kesehatan selama menjalankan pengabdian.
DPR RI menilai evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola pendidikan profesi kedokteran dan sistem kerja di fasilitas kesehatan perlu segera di lakukan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Selain menuntut transparansi investigasi, Komisi IX DPR RI juga meminta adanya langkah konkret untuk memperkuat perlindungan terhadap dokter muda dan tenaga kesehatan, termasuk memastikan hak istirahat, keselamatan kerja, serta layanan kesehatan bagi tenaga medis terpenuhi secara layak.
Tragedi meninggalnya dr. Myta pun menjadi pengingat bahwa di balik pelayanan kesehatan yang di berikan kepada masyarakat, terdapat para tenaga medis yang juga membutuhkan perlindungan dan perhatian serius dari negara.**







