Jakarta , Eksisjambi.com – Harga kopi di pasar internasional pada perdagangan Jumat, 25 September 2026, bergerak melemah. Baik kopi Arabika maupun Robusta sama-sama ditutup di zona merah setelah mengalami penurunan tipis di bandingkan perdagangan sebelumnya.
Berdasarkan data perdagangan internasional, kopi Arabika di bursa ICE US tercatat berada di level 275,35 sen AS per pon (¢/lb). Angka tersebut turun 0,55 poin atau sekitar 0,20 persen dari penutupan sebelumnya.
Jika di konversikan secara perkiraan, harga tersebut setara dengan sekitar Rp108.700 per kilogram.
Sementara itu, kopi Robusta yang di perdagangkan di ICE Europe (ICE EU) juga mengalami pelemahan. Harganya berada di level 3.290 dolar AS per ton atau sekitar 3,290 dolar AS per kilogram, turun 27 poin atau 0,81 persen di bandingkan sesi perdagangan sebelumnya.
Secara estimasi, nilai tersebut setara dengan sekitar Rp58.900 per kilogram, tergantung pada kurs rupiah yang berlaku.
Penurunan harga kedua jenis kopi ini menunjukkan adanya tekanan di pasar komoditas global. Meski demikian, fluktuasi harga merupakan hal yang lazim terjadi dan di pengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kondisi cuaca di negara produsen, nilai tukar mata uang, pasokan, permintaan, hingga sentimen pasar internasional.
Bagi pelaku usaha, eksportir, maupun petani kopi, perkembangan harga internasional tetap menjadi salah satu acuan penting dalam memantau arah pasar dan menentukan strategi pemasaran hasil produksi.
Pergerakan Harga Kopi Internasional 25 September 2026
- Arabika (ICE US): 275,35 ¢/lb, turun 0,55 poin (-0,20%) atau sekitar Rp108.700/kg.
- Robusta (ICE EU): US$3.290/ton, turun 27 poin (-0,81%) atau sekitar Rp58.900/kg.
Dan Nilai konversi ke rupiah merupakan estimasi dan dapat berubah mengikuti kurs dolar AS terhadap rupiah.*







