Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Senin, 30 Maret 2026 - 20:23 WIB

Kasus Videografer Amsal Sitepu Disorot, DPR Tekankan Keadilan Substantif dalam Penanganan

Oplus_131072

Oplus_131072

JAKARTA,http://Eksisjambi.com  –  Kasus yang menjerat videografer Amsal Sitepu menjadi perhatian publik dan memicu di skursus luas tentang posisi pekerja kreatif di tengah penegakan hukum. Di saat pemerintah mendorong generasi muda untuk berkarya dan berinovasi, perkara ini justru menimbulkan pertanyaan: apakah ruang kreativitas kini berada dalam ancaman?

Sorotan tersebut turut mendapat respons dari Komisi III DPR RI yang membidangi urusan hukum, hak asasi manusia, dan keamanan. Komisi III menegaskan bahwa penanganan kasus Amsal Sitepu harus mengedepankan keadilan substantif, bukan sekadar pendekatan formalistik dalam menafsirkan aturan.

Menurut anggota Komisi III, karakter kerja di sektor kreatif memiliki kekhasan tersendiri, termasuk dalam hal penentuan nilai atau harga jasa. Tidak seperti sektor konvensional yang memiliki standar baku, pekerjaan kreatif sering kali di nilai berdasarkan ide, konsep, pengalaman, serta output yang di hasilkan.

Baca Juga :  Pemkab Kerinci Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

“Kerja kreatif tidak memiliki harga baku yang seragam. Karena itu, pendekatan hukum harus mempertimbangkan konteks tersebut agar tidak menimbulkan ketidakadilan,” ujar salah satu anggota Komisi III dalam keterangannya.

Lebih lanjut, Komisi III menegaskan dukungan penuh terhadap upaya pemberantasan korupsi. Namun, langkah tersebut tidak boleh berujung pada kriminalisasi atau sekadar mengejar target penindakan tanpa memperhatikan prinsip keadilan dan tujuan utama, yakni pemulihan kerugian negara.

Kasus ini juga di nilai menjadi momentum penting untuk mengevaluasi cara pandang aparat penegak hukum terhadap sektor ekonomi kreatif yang terus berkembang di Indonesia. Para pelaku industri kreatif berharap adanya pemahaman yang lebih komprehensif agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam proses hukum.

Baca Juga :  KPK Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Perkuat Kinerja Pemberantasan Korupsi

Di sisi lain, sejumlah pegiat kreatif menyuarakan kekhawatiran bahwa kasus ini dapat menimbulkan efek jera yang berlebihan (chilling effect), terutama bagi anak muda yang ingin terjun ke dunia kreatif seperti videografi, desain, dan produksi konten digital.

Pemerhati hukum menilai pentingnya keseimbangan antara penegakan hukum dan perlindungan terhadap ruang kreativitas. Pendekatan yang terlalu kaku di khawatirkan dapat menghambat pertumbuhan sektor kreatif yang selama ini menjadi salah satu motor ekonomi nasional.

Hingga kini, proses hukum terhadap Amsal Sitepu masih berjalan. Publik pun menantikan penanganan yang transparan, adil, dan proporsional, sehingga tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga memberikan kepastian dan rasa keadilan bagi semua pihak.**

Share :

Baca Juga

Advertorial

Kepedulian Kapolres Tebo: Evakuasi Ibu dan Balita Terdampak Banjir di Tebo Ilir

Daerah

Para Kiyai Berikan Doa Restu dan Dukungan Untuk Menangkan Dilla Hich – Muslimin Tanja
kode redeem mobile legends

Daerah

Kode Redeem Mobile Legends Hari Ini 26 Desember 2025: Pemain Diminta Gercep

Daerah

Ketua DPRD H.Fajran Hadiri SKJ 88 dan Aerobic di Lapangan Mardeka

Advertorial

Diskominfo, Bappeda dan BPS Provinsi Jambi Perkuat Sinergitas Statistik Berkualitas
Kapolda Jambi

Daerah

Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kapolda Jambi Terima Kunjungan Kajati Jambi
Siklon Senyar

Daerah

Siaga 1 Mata Siklon Senyar Capai Kota Medan
DPRD Kota Sungai Penuh

Advertorial

Pansus dan Bapemperda Kembali Gelar Lanjutan Pembahasan Rancangan Peraturan DPRD tentang Tata Tertib