Home / Daerah / Nasional / News / Tanjab Timur

Kamis, 30 April 2026 - 06:14 WIB

Kupas LKPJ 2025 Fraksi – Fraksi Kompak Saat Pembahasan Paripurna DPRD Tanjab Timur.

Tanjab Timur, http://Eksisjambi.com  – Laporan Keterangan Pertanggung jawaban (LKPJ) Bupati Tanjung Jabung Timur Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD, berlangsung penuh sorotan tajam dari sejumlah fraksi – fraksi tetap kompak dalam pembahasan perhatian  serius pemerintah daerah pada tahun anggaran berikutnya, Rabu (29/4/2026).

Fraksi PAN menyoroti berbagai persoalan mulai dari jalan rusak di ruas Rantau Rasau SK 14 hingga SK 16, transparansi OPD, distribusi bantuan pendidikan, pengelolaan sampah, bantuan nelayan, LPG subsidi, hingga mendesak keberadaan layanan psikolog di RSUD Nurdin Hamzah.

Menurut PAN, seluruh rekomendasi Komisi I, II, dan III DPRD harus benar-benar di jalankan oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar pembangunan lebih tepat sasaran, transparan, dan menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Program yang telah di sepakati bersama Banggar DPRD tidak boleh di ubah sepihak tanpa persetujuan legislatif,” tegas Fraksi PAN.

Sorotan keras juga di berikan terhadap Program Bening Desaku yang di nilai belum maksimal serta perlunya evaluasi menyeluruh terhadap berbagai program pelayanan publik.

Baca Juga :  Peserta Tes Panwascam Kerinci Kecewa, Diduga Soal CAT Telah Bocor

Sementara itu, Fraksi Golkar turut menyampaikan apresiasi atas pembahasan komprehensif komisi DPRD, namun menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik, optimalisasi PAD, penguatan sektor UMKM, pertanian, perikanan, hingga percepatan pembangunan infrastruktur yang merata.

Golkar juga menyoroti kebutuhan mendesak layanan psikologi di RSUD dan Puskesmas sebagai bagian dari pelayanan kesehatan mental, rehabilitasi narkoba, penanganan korban kekerasan seksual, hingga kasus bullying.

“RSUD Nurdin Hamzah harus segera merekrut tenaga psikolog bersertifikasi resmi,” ungkap Fraksi Golkar.

Di sisi lain, Fraksi Demokrasi Keadilan menekankan pentingnya peningkatan kualitas perencanaan pembangunan, percepatan realisasi anggaran, pembangunan infrastruktur dasar, serta optimalisasi pendapatan daerah di tengah efisiensi APBD 2026.

Fraksi Gerindra bahkan lebih tajam dengan menyoroti format LKPJ yang di nilai belum lengkap karena belum memuat pokok-pokok APBD secara detail, termasuk realisasi pendapatan, belanja, pembiayaan, hingga solusi kendala anggaran.

Baca Juga :  BESOK PEMKAB KERINCI BUKA PASAR SEMURUP DAN DUA PASAR LAINNYA

Gerindra juga mendesak realisasi janji kampanye pasangan MERATA seperti insentif RT Rp1 juta per bulan, program tanggul 1.000 kilometer, bantuan pompong 10 GT, hingga program nasional seperti bedah rumah, MBG, dan sekolah rakyat.

Tak kalah kritis, Fraksi NasDem menyoroti evaluasi tahun pertama pemerintahan MERATA, reformasi birokrasi, nasib tenaga honorer, sinergi OPD, serta mitigasi kebakaran pemukiman melalui kolaborasi pemerintah dan perusahaan.

NasDem menegaskan bahwa seluruh kebijakan pemerintah daerah harus berorientasi pada hasil nyata, bukan sekadar penyerapan anggaran.

Rapat paripurna ini menjadi cermin bahwa meskipun seluruh fraksi menerima LKPJ Bupati Tanjabtim Tahun 2025, namun berbagai catatan strategis, kritik, dan evaluasi tajam menjadi PR besar bagi Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, transparan, dan berpihak kepada masyarakat. (Mul).

Share :

Baca Juga

PK XD game

Daerah

PK XD APK, Game Edukatif dan Sosial untuk Anak yang Terinspirasi dari Roblox

Advertorial

Wabup Merangin Beri Motifasi Terhadap Pegawai Honorer Kecamatan Tabir Ulu

Daerah

Wawako Antos Hadiri Peringatan Hari Air Dunia Ke-30

Daerah

Pemerintah Resmi Naikkan Tunjangan Sertifikasi Guru
KRI Brawijaya-320

Internasional

KRI Brawijaya-320 Canggih Resmi Perkuat Armada TNI AL

Bangko

Pemuda Diringkus Sat Narkoba Polres Merangin

Daerah

Tragedi Prada Lucky Prajurit Muda Yonif TP 834/WM 

Advertorial

Wagub Sani : Implementasikan Isra’ Mi’raj Dalam Kehidupan Sehari-hari