Sungai Penuh,Eksisjambi.com – Upaya siaga terhadap potensi bencana alam yang kerap terjadi pada akhir tahun terus di lakukan oleh Pemerintah Kota Sungai Penuh.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sungai Penuh memastikan bahwa ketersediaan logistik bencana masih mencukupi hingga akhir tahun 2025.
Bencana seperti tanah longsor, banjir, dan angin puting beliung memang kerap melanda wilayah Sungai Penuh, terutama saat curah hujan meningkat di penghujung tahun.
Mengantisipasi hal tersebut, BPBD menegaskan telah menyiapkan stok logistik yang cukup untuk membantu masyarakat terdampak, baik pada skala kecil maupun besar.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Sungai Penuh, Devi Saputra, menyebutkan bahwa sepanjang tahun 2025, pihaknya telah menyiagakan berbagai kebutuhan pokok sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
“Kami telah menyiapkan logistik dasar seperti 500 dus mi instan, 50 liter minyak goreng, serta 250 dus air mineral yang dapat segera di salurkan jika terjadi bencana,” ujar Devi Saputra.
Selain logistik dasar, BPBD juga tengah melakukan koordinasi lintas sektor untuk memastikan ketersediaan bahan bantuan lainnya.
Menurut Devi, kerja sama di lakukan bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Sosial Kota Sungai Penuh guna menambah stok beras, perlengkapan selimut, kayu, dan atap seng yang akan di gunakan untuk penanganan darurat maupun tahap pemulihan pascabencana.
“Langkah ini bagian dari upaya kami memperkuat kesiapsiagaan daerah. Dengan dukungan lintas sektor, kami berharap masyarakat tidak khawatir karena bantuan akan segera tersedia ketika bencana terjadi,” tambahnya.
Pemerintah Kota Sungai Penuh juga terus mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, terutama di wilayah rawan longsor dan daerah aliran sungai yang berisiko banjir.
Kesiapsiagaan logistik yang mencukupi hingga akhir tahun di harapkan menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam melindungi dan membantu masyarakat saat terjadi bencana alam.(*)







