Home / Internasional / Nasional / News

Minggu, 15 Februari 2026 - 20:27 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Sikap Indonesia dalam Perundingan dengan AS

Presiden Prabowo Subianto

Presiden Prabowo Subianto

Bogor, http://Eksisjambi.com –  Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri terkait bidang ekonomi ke kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Minggu (15/2/2026) sore. Pertemuan tersebut membahas arah dan strategi kebijakan ekonomi nasional, termasuk sikap Indonesia dalam perundingan ekonomi dengan mitra internasional.

Dalam pertemuan itu, Presiden menegaskan bahwa setiap posisi yang di ambil Indonesia dalam perundingan ekonomi dengan negara mana pun harus benar-benar menguntungkan kepentingan nasional. Secara khusus, Presiden menyoroti agenda perundingan dalam waktu dekat dengan Amerika Serikat.

Menurut Presiden, Indonesia harus memastikan bahwa setiap kesepakatan yang di capai memberikan manfaat optimal bagi perekonomian nasional, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Baca Juga :  Donor Darah Tak Hanya Selamatkan Nyawa dan Baik Untuk Kesehatan

Selain menekankan aspek keuntungan strategis, Presiden juga menggarisbawahi pentingnya peningkatan produktivitas industri dalam negeri. Ia menginginkan agar setiap hasil perundingan mampu mendorong pertumbuhan sektor manufaktur, memperluas kapasitas produksi, serta meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.

Presiden juga menekankan pentingnya memperkuat posisi Indonesia dalam global supply chain atau rantai pasok industri dunia. Dengan posisi geografis yang strategis serta sumber daya alam yang melimpah, Indonesia di nilai memiliki peluang besar untuk menjadi simpul penting dalam jaringan produksi internasional.

“Kebijakan yang di ambil harus segera dan sebanyak mungkin memberikan keuntungan konkret untuk Indonesia,” tegas Presiden dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga :  Kualitas SDM Jadi Kunci Sukses Program Prioritas Presiden

Arahan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah untuk menerapkan pendekatan yang pragmatis dan berorientasi hasil dalam diplomasi ekonomi. Setiap kebijakan dan kesepakatan internasional di harapkan tidak hanya bersifat normatif, tetapi mampu menghadirkan dampak nyata seperti peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, transfer teknologi, serta pertumbuhan ekspor.

Langkah ini juga di nilai sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat fondasi ekonomi nasional di tengah dinamika ekonomi global yang terus berubah.

Dengan pertemuan di Hambalang ini, pemerintah menegaskan bahwa kepentingan nasional tetap menjadi prioritas utama dalam setiap perundingan ekonomi internasional yang akan di jalankan ke depan.**

Share :

Baca Juga

Advertorial

Bupati Monadi Segera Terbitkan Surat Edaran Penurunan Stunting
Presiden Prabowo Subianto

Hukum

Prabowo Ungkap Timbunan 40.000 Ton Monasit di Bangka Belitung, Nilai Ekonomi Capai Rp128 Triliun

Daerah

Kode Redeem MLBB 21 Mei 2026 Terbaru, Buruan Klaim 

Advertorial

Ketua DPRD Tanjab Barat Hadiri Acara Firewell Parade Polres Sambut Kapolres Baru

Advertorial

Wagub Sani Hadiri Peringatan 32 Tahun Desa Marga Manunggal Jaya

Daerah

Pemkab Kerinci Peringatan Hari Batik Nasional

Daerah

Gubernur Al Haris: Idul Adha Jadi Momentum Menumbuhkan Semangat Pengorbanan dan Kasih Sayang
Sumur Bor Bermasalah

Daerah

Proyek Sumur Bor di Mendahara Ilir Dikerjakan Asal Jadi