Religi, http://Eksisjambi.com – Ilmu tauhid merupakan fondasi utama dalam ajaran Islam yang membahas tentang keesaan dan sifat-sifat Allah SWT. Salah satu pembahasan pokok dalam ilmu tauhid adalah Sifat 20, yakni sifat-sifat wajib bagi Allah yang wajib di ketahui oleh setiap muslim sebagai dasar keimanan yang lurus.
Pemahaman terhadap Sifat 20 bukan sekadar hafalan, melainkan upaya meneguhkan keyakinan bahwa Allah SWT Maha Sempurna dan tidak menyerupai makhluk-Nya. Berikut ringkasan Ilmu Tauhid Asas Sifat 20 beserta makna dan dalilnya secara singkat.
Enam Sifat Wajib Pertama (Sifat Nafsiyah & Salbiyah)
Wujud
Wujud berarti ada. Mustahil Allah bersifat tiada. Keberadaan Allah di tegaskan dalam Al-Qur’an sebagai Pencipta langit, bumi, dan seluruh isinya.
Qidam
Qidam berarti terdahulu tanpa permulaan. Allah tidak di dahului oleh ketiadaan. Dia lah Yang Awal dan Yang Akhir.
Baqa’bermakna kekal. Allah tidak akan binasa atau mati. Segala sesuatu akan musnah, kecuali Allah SWT yang Maha Kekal.
Mukhalafatul lil Hawadits Artinya Allah berbeda dengan seluruh ciptaan-Nya. Mustahil Allah menyerupai makhluk dalam bentuk, sifat, maupun keadaan.
Qiyamuhu Binafsihi Allah berdiri sendiri dan tidak bergantung kepada apa pun. Dia Maha Kaya dan tidak membutuhkan alam semesta.
Wahdaniyah, Wahdaniyah berarti Esa. Allah tidak berbilang dan tidak memiliki sekutu. Jika ada lebih dari satu Tuhan, niscaya alam semesta akan binasa.
Tujuh Sifat Ma’ani
Qudrat Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada satu pun yang mampu menandingi kekuasaan-Nya.
Iradat berarti berkehendak. Apa pun yang Allah kehendaki pasti terjadi dan tidak dapat di cegah oleh siapa pun.
Ilmun, Allah Maha Mengetahui segala sesuatu, termasuk bisikan hati manusia.
Hayat, Allah Maha Hidup dan tidak pernah mati. Kehidupan-Nya bersifat abadi dan sempurna.
Sama’, Allah Maha Mendengar segala sesuatu, baik yang di ucapkan maupun yang tersembunyi.
Basar, Allah Maha Melihat. Tidak ada satu pun perbuatan manusia yang luput dari penglihatan-Nya.
Kalam, Allah Maha Berfirman. Allah berbicara tanpa alat dan firman-Nya di sampaikan kepada para nabi melalui wahyu.
Tujuh Sifat Ma’nawiyah
Sebagai penegasan dari sifat Ma’ani, lahirlah sifat Ma’nawiyah yang menunjukkan keadaan Allah SWT:
- Qadirun: Allah Maha Kuasa
- Muridan: Allah Maha Berkehendak
- Alimun: Allah Maha Mengetahui
- Hayyun: Allah Maha Hidup
- Sami’an: Allah Maha Mendengar
- Bashiran: Allah Maha Melihat
- Mutakallimun: Allah Maha Berfirman
Firman Allah terwujud dalam kitab-kitab suci yang di turunkan kepada para rasul sebagai petunjuk bagi umat manusia.
Memahami Ilmu Tauhid Sifat 20 merupakan kewajiban setiap muslim agar akidah tetap lurus dan terjaga dari kesesatan. Dengan mengenal sifat-sifat Allah SWT, di harapkan keimanan semakin kokoh, ibadah semakin khusyuk, dan kehidupan di jalani dengan penuh kesadaran bahwa segala sesuatu berada dalam kekuasaan Allah Yang Maha Esa.***







