Home / Daerah / Hukum / News / Peristiwa / Tebo

Selasa, 13 Agustus 2024 - 11:34 WIB

Tercium! Dugaan Mark,up Atau Korupsi Anggaran Ketahanan Pangan Tahun 2023

Eksisjambi.com,Tebo – Penggunaan Dana Desa menurut Permendes Nomor 82 tahun 2022 salah satunya harus dialokasikan untuk program ketahanan pangan minimal 20 persen. Tujuannya tidak lain guna menjaga ketahanan pangan ditengah masyarakat.

Sabtu 27 Juli 2024

Program Ketahanan Pangan Desa Lubuk Benteng, Kecamatan Tebo Ulu yang dialokasikan dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2023 jadi perbincangan masyarakat serta menuai sorotan beberapa pihak. Desas – desus informasi yang berkembang di masyarakat bahwasanya ketahanan pangan berupa pembelian unggas anak ayam yang dianggarkan pada tahap pertama Rp. 65.494.500 sedangkan tahap kedua sebesar Rp. 197.997.000 diduga tidak sesuai spesifikasi.

Baca Juga :  Kram Otot Bisa Jadi Tanda Kelelahan hingga Gangguan Kesehatan, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Menurut keterangan yang di himpun di lapangan oleh beberapa media salah seorang tokoh masyarakat Desa Lubuk Benteng yang tidak mau namanya disebutkan di media ini menduga ada indikasi mark-up anggaran dalam pembelian anak ayam tersebut.

“Setau saya anak ayam itu dibeli dalam bentuk Box sedangkan isi anak ayam satu Box tersebut 100 ekor. Dan setiap Kepala keluarga(KK) Mendapat 25 ekor, jumlah KK yang menerima lebih kurang 484 KK, 484×25=12.100 Ekor, 12.100÷100=121 Box, jika harga per box Rp1000.000×121= 121.000.000- Itupun klau harganya 1 Juta per Box. Ungkapnya

Lanjut dia menambahkan untuk pakan ayam hanya mendapatkan 1 Kg Setiap Kepala Keluarga dan hal ini hanya diberikan satu kali, jika kita ambil harga tertinggi dalam perkilo yaitu Rp 15.000×484=7.260.000, jika ditotalkan semuanya 121.000.000+7.260.000=128.260.000.

Baca Juga :  Sekretariat PJS Babel Disambangi Asintel Kejati Babel, Begini Penjelasan Asintel Kejati Babel

Sedangkan anggarannya pada tahap pertama Rp 65.494.500,- Tahap kedua Rp197.997.000,- 65.494.500+197.997.000=263.491.500.

Dugaan mark-up anggaran lebih kurang sebesar Rp 135.231.500.ungkap nya.

Dengan ada nya kejanggalan-kejanggalan yang terjadi diminta kepada Inspektorat, Aparat Penegak Hukum (APH) beserta Dinas terkait agar dapat memberikan tindakan tegas kepada Kepala Desa Lubuk Benteng Kecamatan Tebo Ulu Kabupaten Tebo yang telah mengabaikan pekerjaan tersebut ,tutup nya.(*)

Share :

Baca Juga

PPPK

Daerah

Ternyata PPPK Bisa Dimutasi, Ini Syarat dan Ketentuannya

Daerah

Pemkot Terima Kunjungan Tim KPK RI ditengah Pandemi Covid-19

Advertorial

Pendidikan dan Latihan di Sektor Pariwisata

Daerah

Berkat PLTA KMH Kerinci dan Sungai Penuh Tetap Terang Saat Blackout Sumatera

Daerah

Bupati Monadi Perjuangkan Pembangunan Strategis ke Menteri PUPR

Daerah

Menkeu Purbaya Pimpin Sidang Debottlenecking, Bahas Proyek PLTS Terapung Saguling dan PLTSa Makassar
Haji Isam

Internasional

Harta Haji Isam Tembus Rp101,3 Triliun, Lampaui Kekayaan Bos Alfamart dan Taipan Nikel

Advertorial

Pimpinan DPRD Provinsi Pinto Jayanegara Hadiri Peresmian Gedung Baru BNNP Jambi