PANGKEP,http://Eksisjambi.com – Fakta baru terungkap dari sosok pilot pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Pilot bernama Capt Andy Dahananto diketahui memiliki dua orang istri yang kini sama-sama diliputi duka mendalam.
Istri pertama Capt Andy diketahui tinggal di Tangerang, Banten, dan selama ini hidup bersama sang pilot. Sementara istri kedua berdomisili di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.
Meski berada di lokasi berbeda, kedua istri Capt Andy disebut saling menguatkan sambil menanti proses evakuasi dan pemulangan jenazah sang pilot.
Kesedihan mendalam juga dintunjukkan oleh istri kedua Capt Andy, Widyarlina. Ia mencurahkan duka dan kehilangan melalui sejumlah unggahan di akun media sosial pribadinya yang menyentuh perhatian publik.
Begitu mendengar kabar kecelakaan pesawat yang menimpa suaminya, Widyarlina langsung bertolak dari Sorowako menuju Makassar untuk mengikuti perkembangan proses evakuasi.
Diketahui, Widyarlina merupakan karyawan PT Vale Indonesia Tbk, salah satu perusahaan pertambangan besar yang beroperasi di Sulawesi Selatan.
Capt Andy Dahananto diketahui berusia 52 tahun dan berdomisili di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Ia telah menetap di rumah tersebut selama kurang lebih 30 tahun bersama istri pertamanya dan anak-anak mereka.
Istri pertama Capt Andy dikenal dengan panggilan Bu Erwin di lingkungan tempat tinggalnya. Selama ini, keluarga tersebut dikenal tertutup dan jarang tersorot publik.
Kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik IAT ini menyisakan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban, namun juga rekan sejawat serta dunia penerbangan nasional. Hingga kini, proses penanganan dan investigasi kecelakaan masih terus dilakukan oleh pihak berwenang.**







