KERINCI , Eksisjambi.com – Aliansi Cipayung Plus bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh menyatakan akan menggelar aksi demonstrasi pada Selasa, 2 September 2025.
Rencana aksi tersebut resmi disampaikan melalui surat pemberitahuan Resmi yang ditujukan kepada Kapolres Kerinci – Sungai Penuh.
Dalam surat yang ditandatangani oleh jajaran koordinator lapangan, massa aksi diperkirakan mencapai 800 orang.
Dan Aksi akan berlangsung di halaman Mapolres Kerinci-Sungai Penuh pada Selasa mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Para peserta aksi akan membawa atribut berupa bendera, bunga, spanduk, pengeras suara (TOA), hingga simbol keranda sebagai bentuk protes moral.
Melalui surat resminya, aliansi menyampaikan tiga poin tuntutan utama:
1. Restorasi Kapolri, dengan menuntut pengusutan tuntas serta pengadilan terhadap aparat yang diduga terlibat dalam peristiwa yang menewaskan Alm. Affan Kurniawan.
2. Pembebasan massa demonstrasi yang hingga kini masih ditahan pihak kepolisian tanpa syarat.
3. Penghentian tindak kekerasan dan intervensi aparat kepolisian terhadap masyarakat sipil dalam menyampaikan aspirasi.
Dalam surat tersebut, aliansi menegaskan bahwa aksi ini bertujuan untuk menyuarakan keadilan dan perubahan, bukan untuk menciptakan kericuhan.
Mereka berharap aparat kepolisian dapat memberikan dukungan keamanan agar aksi berjalan tertib dan kondusif.
Surat pemberitahuan aksi ini ditandatangani oleh Reski Afidol selaku Jenderal Lapangan, serta beberapa koordinator lapangan lainnya, yakni Gufron, Jovan, Arsyadin, dan Lokma.
Aliansi Cipayung Plus dan BEM se-Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh menyatakan bahwa aksi tersebut merupakan wujud kepedulian mahasiswa terhadap tegaknya keadilan, sekaligus seruan agar aparat kepolisian lebih humanis dalam melayani masyarakat.(*)







