Home / Daerah / Internasional / Nasional / News / Peristiwa

Kamis, 11 Desember 2025 - 09:01 WIB

Kalimantan Timur Catat Deforestasi Tertinggi Kehilangan Hutan Capai 175 Ribu Hektare

Hutan Kalimantan Timur

Hutan Kalimantan Timur

Kalimantan, http://Eksisjambi.com – Kalimantan Timur kembali menjadi sorotan nasional setelah mencatat angka deforestasi tertinggi di Indonesia pada tahun 2024. Berdasarkan data terbaru, provinsi ini kehilangan hutan netto sebesar 175,4 ribu hektare sepanjang tahun berjalan. Angka tersebut berasal dari deforestasi bruto seluas 216,2 ribu hektare, dikurangi reforestasi sebesar 40,8 ribu hektare.

Sebagian besar kehilangan tutupan hutan di Kalimantan Timur terjadi pada hutan sekunder, yang mencapai 200,6 ribu hektare atau 92,8 persen dari total deforestasi. Selain itu, 69,3 persen deforestasi berlangsung di dalam kawasan hutan, menunjukkan tekanan yang signifikan terhadap areal yang seharusnya terlindungi.

Beberapa faktor utama yang memicu tingginya angka deforestasi di Kalimantan Timur pada 2024 antara lain:

Baca Juga :  polres Merangin Gelar Apel Siaga Hadapi Ancaman

1. Perluasan perkebunan kelapa sawit, baik oleh perusahaan besar maupun perkebunan mandiri.

2. Kegiatan pertambangan, terutama batu bara, yang terus meluas dan membuka kawasan hutan baru.

3. Penebangan liar (illegal logging) yang masih marak terjadi di berbagai titik.

4. Pembangunan infrastruktur skala besar, termasuk kebutuhan lahan untuk proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yang ikut memberikan kontribusi signifikan terhadap hilangnya tutupan hutan.

Para pemerhati lingkungan menyuarakan kekhawatiran bahwa peningkatan deforestasi di Kalimantan Timur dapat berdampak pada kualitas udara, meningkatnya risiko banjir dan tanah longsor, serta hilangnya habitat satwa endemik Kalimantan. Mereka mendesak pemerintah pusat dan daerah memperketat pengawasan izin tata guna lahan, memperkuat upaya rehabilitasi hutan, serta menindak tegas pelanggaran di lapangan.

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh Gelar Diseminasi Audit Kasus Stunting Tahun 2024

Sementara itu, pemerintah daerah disebut tengah menyusun langkah mitigasi untuk menekan laju kehilangan hutan, termasuk percepatan program reforestasi dan penataan ulang area konsesi yang tumpang tindih.

Dengan besarnya skala deforestasi yang terjadi, Kalimantan Timur kini menghadapi tantangan serius dalam menjaga keseimbangan ekologis di tengah pesatnya pembangunan. Pemerhati lingkungan menegaskan, tahun 2025 harus menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola hutan agar kejadian serupa tidak terus berulang. (*)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Ketua DPRD Edi Purwanto Mendorong bagaimana SAD memiliki satu Kawasan Khusus sebagai Wilayah Bagi SAD
Komisi XII DPR RI

Daerah

Komisi XII DPR RI Tegaskan Pengawasan Ketat Lingkungan Hidup di Sektor Energi dan Industri
kapal tanker Marinera

Daerah

AS Bebaskan Dua Awak Kapal Tanker Rusia Marinera

Daerah

Kekhawatiran Pemecatan Massal PPPK Menguat

Advertorial

Gelar Halal Bihalal Gubernur Alharis: Setelah Merangin Kita Upayakan Muaro Jambi dan Kerinci
Provinsi Posisi 9 IDI nasional

Advertorial

Jambi Torehkan Sejarah Baru: Naik ke 9 Besar Nasional IDI, Catat Lompatan Tertinggi

Advertorial

DPC GANN Tebo Hadiri Kegiatan Launching Kampung Bebas Dari Narkoba Di Desa Jaya Mulya
ATR 42-500

Daerah

Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Gunung Bulusaraung, 10 Orang Dipastikan Meninggal Dunia