Home / Daerah / Internasional / Nasional / News / Peristiwa

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:25 WIB

Dua Tangker Pertamina Terjebak di Teluk Persia

Kapal Tanker Pertamina

Kapal Tanker Pertamina

Jakarta ,http://Eksisjambi.com  –  Pemerintah Indonesia bergerak cepat menyusul terjebaknya dua kapal tanker minyak milik PT Pertamina (Persero) di kawasan Teluk Persia yang tengah memanas akibat konflik Iran–Amerika Serikat (AS). Jalur diplomasi kini di tempuh agar kapal yang membawa minyak mentah dari Timur Tengah tersebut dapat segera keluar dari wilayah rawan dan melanjutkan pelayaran ke Indonesia.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan pemerintah tengah mengupayakan pembukaan jalur pelayaran aman bagi dua kapal tersebut. Langkah ini di lakukan melalui koordinasi lintas kementerian dan komunikasi dengan pihak-pihak terkait di kawasan.

“Kami terus berkomunikasi dan berkoordinasi agar kapal-kapal tersebut bisa mendapatkan akses pelayaran yang aman. Ini menyangkut kepentingan nasional karena berkaitan langsung dengan pasokan energi,” ujar Bahlil.

Di ketahui, kedua kapal tersebut mengangkut crude oil dari kawasan Timur Tengah yang selama ini menyumbang sekitar 25 persen dari total impor minyak mentah Indonesia. Situasi ini membuat pemerintah mulai menyiapkan langkah mitigasi guna menjaga ketahanan pasokan energi nasional.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Bersama RS Vertikal Kemenkes Teken MoU Tingkatkan Layanan Prioritas

Pemerintah bersama Pertamina memetakan potensi gangguan distribusi serta menyiapkan opsi alternatif sumber pasokan apabila kondisi geopolitik belum memungkinkan kapal segera keluar dari Teluk Persia.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Corporate Secretary PT Pertamina International Shipping (PIS), Vega Pita, menjelaskan saat ini terdapat empat kapal yang berada di area Timur Tengah.

Keempat kapal tersebut yakni:

  1. Kapal Gamsunoro, yang sedang dalam proses loading di Khor al Zubair, Irak.
  2. Pertamina Pride, yang telah selesai melakukan loading dan saat ini berlabuh di Ras Tanura, Arab Saudi.
  3. Kapal PIS Rinjani, yang sedang berlabuh di Khor Fakkan, Uni Emirat Arab (UAE).
  4. Kapal PIS Paragon, yang tengah melakukan proses di scharge di Oman.
Baca Juga :  Menawan Prioritas Perkuat Pesantren

Dari keempat kapal tersebut, dua di antaranya masih berada di dalam area Teluk Persia, yakni Pertamina Pride dengan ship management dari NYK serta kapal Gamsunoro yang saat ini di kelola oleh Synergy Ship Management.

Meski menghadapi situasi geopolitik yang tidak menentu, pemerintah memastikan stok minyak dalam negeri masih dalam kondisi aman. Pertamina juga di sebut terus melakukan pemantauan intensif terhadap pergerakan kapal serta perkembangan situasi keamanan di kawasan.

Langkah diplomasi dan mitigasi ini di harapkan dapat meminimalkan dampak terhadap distribusi energi nasional. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas pasokan BBM dan ketahanan energi di tengah dinamika global yang terus berkembang.**

Share :

Baca Juga

Tol Gratis, Nataru 2025

Daerah

BPJT Operasikan Fungsional Dua Ruas Tol di Sumsel Gratis Selama Nataru 2025 – 2026
BMW Astra

News

BMW Astra Tingkatkan Daya Saing dan Layanan Premium Menjelang 2026
Pantai Kembar Terpadu di Kebumen terapkan konsep wisata bayar seikhlasnya

Daerah

Wisata “Bayar Seikhlasnya” di Kebumen, Pantai Kembar Terpadu Jadi Pelopor Pengelolaan Mandiri

Daerah

Wakil Ketua KI Babel Hadiri National Assessment Council (NAC) Forum Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) 2023

Advertorial

Gubernur Al Haris Pimpin Upacara Pelepasan 480 (SATGAS) Papua Batalyon 142/Ksatria Jaya

Advertorial

Bamus DPRD Kota Sungai Penuh Lakukan Studi Banding Ke DPRD Provinsi Jambi
Kejadian di Purwakarta

Hukum

Pelaku Tewaskan DO (21) Karawang Ditangkap Polisi

Advertorial

Study Banding Pansus RPJPD Kota Sungai Penuh di Tanjung Jabung Barat