Yogyakarta,http://Eksisjambi.com – Aktivitas Gunung Merapi pada Sabtu (2/5/2026) dini hari terpantau masih cukup intens. Berdasarkan laporan periode pengamatan selama enam jam, mulai pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, sejumlah aktivitas vulkanik berupa guguran lava tercatat terjadi puluhan kali.
Dari hasil pengamatan visual, gunung api terlihat jelas dengan kondisi cuaca cerah. Angin bertiup tenang ke arah barat, dengan suhu udara berkisar antara 19 hingga 19,6 derajat Celsius dan tingkat kelembaban mencapai 80 hingga 84,5 persen.
Asap dari kawah utama teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tinggi, dengan ketinggian sekitar 10 meter dari puncak. Kondisi ini menunjukkan aktivitas degassing masih berlangsung secara konsisten di tubuh gunung.
Selain itu, aktivitas guguran lava juga terpantau cukup dominan. Tercatat sebanyak 26 kali guguran lava mengarah ke Kali Sat dan Kali Putih, dengan jarak luncur maksimum mencapai 2.000 meter atau 2 kilometer dari puncak.
Aktivitas ini menjadi indikator bahwa dinamika magma di dalam Gunung Merapi masih aktif, meskipun secara visual tidak menunjukkan peningkatan signifikan yang ekstrem dalam periode pengamatan tersebut.
Masyarakat di imbau tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas di daerah rawan bencana, khususnya di sepanjang aliran sungai yang berhulu dari puncak Merapi.
Informasi resmi dan terkini di harapkan selalu di peroleh dari instansi terkait guna menghindari potensi risiko yang dapat di timbulkan dari aktivitas vulkanik.**







