Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:23 WIB

MK Kembali Sidangkan Kasus Kuota Internet Hangus, YLKI Soroti Hak Konsumen

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta, http://Eksisjambi.com – Polemik kuota internet hangus kembali di bahas di Mahkamah Konstitusi (MK). Sidang pengujian Undang-Undang Cipta Kerja terkait kebijakan kuota internet hangus kembali di gelar dengan agenda mendengarkan keterangan dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) dan Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN).

Dalam sidang tersebut, Sekretaris Eksekutif YLKI, Rio Priambodo, menegaskan bahwa konsumen berhak mendapatkan layanan sesuai dengan yang telah dibayarkan.

Menurut Rio, pelaku usaha tidak boleh mengurangi layanan secara sepihak, termasuk menghanguskan sisa kuota internet milik pelanggan.

“Konsumen berhak memperoleh layanan sesuai dengan nilai yang sudah di bayarkan tanpa pengurangan sepihak oleh pelaku usaha,” ujar Rio dalam persidangan.

Baca Juga :  PSN Segera Operasikan Satelit N5 untuk Perkuat Internet Nasional

YLKI menilai perlindungan konsumen harus menjadi prioritas. Apalagi, penggunaan internet saat ini sudah menjadi kebutuhan utama masyarakat untuk komunikasi, pendidikan, hingga aktivitas ekonomi digital.

Sementara itu, Anggota BPKN Heru Sutadi mengatakan negara tetap perlu hadir dalam pengaturan tarif telekomunikasi. Langkah itu di nilai penting untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan industri dan hak konsumen.

Menurut Heru, pengaturan tarif bertujuan menjaga harga layanan tetap terjangkau, meningkatkan kualitas layanan, mendukung investasi, dan menciptakan persaingan usaha yang sehat.

Baca Juga :  PPPK Gugat UU ASN ke MK, Tolak Status “ASN Kelas Dua”

Namun, Heru menegaskan bahwa aturan tersebut tidak boleh memberikan kewenangan tanpa batas kepada perusahaan telekomunikasi.

“Pengaturan tarif memang di perlukan. Tetapi kewenangan itu tidak boleh merugikan konsumen,” kata Heru.

Sidang terkait kuota internet hangus ini mendapat perhatian luas dari masyarakat. Banyak pelanggan mengeluhkan kebijakan kuota yang hangus meski belum di gunakan sepenuhnya.

Masyarakat kini menunggu keputusan MK terkait apakah kebijakan kuota internet hangus sudah sesuai dengan prinsip perlindungan konsumen dan keadilan layanan telekomunikasi di Indonesia.**

Share :

Baca Juga

Daerah

Yoshadi dan Adharianto Resmi di Lantik Sebagai Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Sungai Penuh

Daerah

Jambi Dorong Peran sebagai Pionir Pertumbuhan Hijau Nasional dan Global

Bangko

H. Nalim : Tim MENAWAN Harus Kompak

Advertorial

Pemkab Kerinci Dukung Penuh Pemekaran Kerinci Hilir

Internasional

Barantin Sertifikasi Ekspor Kelapa Indonesia Ke Lebih 100 Negara
Anak Politikus,

Daerah

PKS Apresiasi Polisi Atas Penangkapan Pelaku Pembunuhan Anak Politikus

Advertorial

Pembahasan Akhir RPJPD Kota Sungai Penuh 2025-2045

Advertorial

Rapat Paripurna HUT KE-15 kota Sungai Penuh