Home / Internasional / Nasional / News / Peristiwa

Jumat, 3 Oktober 2025 - 11:50 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Potensi Banjir Pesisir (Rob) di Wilayah Indonesia

BMKG

BMKG

Jakarta, Eksisjambi.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir (rob) di sejumlah wilayah Indonesia pada awal hingga pertengahan Oktober 2025.

Fenomena ini di picu oleh Fase Perigee, yaitu jarak terdekat bulan ke bumi, serta momen Bulan Purnama yang akan terjadi pada 7 Oktober 2025, sehingga berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum.

Berdasarkan hasil pantauan data water level dan prediksi pasang surut, potensi rob di perkirakan terjadi di beberapa wilayah pesisir mulai dari Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, hingga Maluku.

Beberapa daerah Wilayah yang berpotensi terdampak di antaranya:

Sumatera Utara (Medan Belawan, Medan Labuhan, Medan Marelan) pada 5 – 12 Oktober 2025.

Sumatera Barat (Padang, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Kep. Mentawai) pada 7 – 12 Oktober 2025.

Baca Juga :  Fenomena Pink Moon April 2026 Hiasi Langit Indonesia, Ini Jadwal dan Fakta Menariknya

Jakarta (Kamal Muara, Pluit, Ancol, Marunda, Cilincing, Tanjung Priok, hingga Muara Angke) pada 9 – 14 Oktober 2025.

Jawa Barat (Subang, Indramayu, Cirebon, Cianjur, Sukabumi, Garut, Tasikmalaya, Pangandaran) pada 7 – 14 Oktober 2025.

Jawa Tengah (Semarang, Demak, Pekalongan, Tegal, Brebes, Pemalang, Cilacap) pada beberapa periode antara 1 – 20 Oktober 2025.

Jawa Timur (Surabaya Utara, Gresik, Lamongan, Tuban) pada 1 – 9 Oktober 2025.

Bali (Kuta, Gianyar, Tabanan, Klungkung, Karangasem) pada 7 – 11 Oktober 2025.

NTB dan NTT (Lombok, Bima, Flores, Alor, Sabu, Timor, Rote, Sumba) pada 4 – 13 Oktober 2025.

Kalimantan (Tarakan, Balikpapan, Banjarmasin, Kotabaru, Tanah Bumbu, Kotawaringin Barat) pada periode 1 – 19 Oktober 2025.

Sulawesi Utara (Manado, Bitung, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Kep. Sangihe, Talaud) pada 6 – 9 Oktober 2025.

Baca Juga :  Festival Pangkalan Jambu 2025 di Mulai 

Maluku (Ambon, Maluku Tengah, Seram Timur, Kep. Kai, Kep. Aru, Kep. Tanimbar) pada 6 – 16 Oktober 2025.

BMKG menyampaikan, potensi banjir pesisir ini secara umum dapat mengganggu aktivitas masyarakat, terutama di sekitar pelabuhan, kawasan pemukiman pesisir, tambak garam, serta perikanan darat.

“Masyarakat di imbau untuk selalu waspada dan siaga dalam mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut, terutama pada wilayah-wilayah yang telah teridentifikasi berpotensi terdampak,” ujar Direktur Meteorologi Maritim BMKG, Dr. Eko Prasetyo, MT, dalam keterangan resminya.

BMKG juga mengingatkan agar nelayan, pengelola pelabuhan, hingga pemerintah daerah memperhatikan informasi terbaru terkait prakiraan cuaca maritim, sehingga dapat meminimalisasi dampak kerugian yang ditimbulkan.(*)

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Siber Sebutkan Skema Penipuan Fake Tembus Rp.18 Triliun

Bangko

Hari Pertama Kerja Pasca Libur Lebaran Bupati Sidak ke Puskesmas Rantau Panjang
Ibadah Bulan Rajab

Daerah

Malam 27 Rajab 2026, Waktu Istimewa Tingkatkan Ibadah dan Spiritualitas

Advertorial

Bantuan Beras Tahap I di Serahkan Langsung Sekda Tanjab Timur Secara Simbolis

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Gelar Pertemuan Dengan BPJN Jambi
Trauma Healing

Daerah

Lantunan Surah Ad-Dhuha Menggema Saat Menag Lakukan Trauma Healing 

Advertorial

Operasi Pasar Di Kabupaten Tebo Untuk Menstabilkan Harga Bahan Pangan Menjelang Ramadhan
Pemkot sungai penuh dan BPK

Daerah

Interim laporan keuangan Pemkot Sungai Penuh bersama BPK