Home / Advertorial / Daerah / Internasional / Nasional / Nasional / News / Provinsi Jambi

Jumat, 22 Agustus 2025 - 07:13 WIB

Hesti Haris Dampingi Wamen Ratu Ayu Tinjau SPPG

Jambi, Eksisjambi.com- Ketua TP-PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesti Haris mendampingi Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, S.Sos,

dalam kunjungan kerjanya meninjau pelaksanaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Nuansa Mitra Sejati di Kecamatan Telanaipura

sekaligus memberikan bantuan kepada 3 penerima manfaat di Kelurahan Pematang Sulur, Kota Jambi, Kamis (21/08/2025) pagi.

Dalam kesempatan tersebut, Hj. Hesti Haris menyampaikan apresiasinya atas jalannya program pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

program ini merupakan bagian penting dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas gizi keluarga, sekaligus mencegah stunting sejak dini.

“Ini adalah program kita bersama, jadi kita semua harus sama-sama belajar. Artinya, kita harus mau belajar sekaligus bisa mengevaluasi diri.

Tadi saya melihat semua sudah di lakukan dengan baik, terutama dari aspek ahli gizi yang berarti sudah memenuhi syarat-syarat nutrisi.

Yang jelas, hal ini sudah berjalan baik, dan jika masih ada kelemahan, kita siap menerima masukan. Kita akan selalu mendukung upaya ini,” ujar Hj. Hesti Haris.

Lebih lbahwa Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi akan turut serta memantau pelaksanaan program, khususnya dalam penerapan gizi seimbang bagi keluarga.

Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa program ini di kelola oleh tenaga profesional yang memiliki kompetensi di bidangnya.

“Tim penggerak PKK juga akan ikut memantau pelaksanaannya, terutama terkait dengan gizi seimbang. Tapi kita percaya pada mereka, karena mereka sudah menyiapkan ahli-ahli yang mumpuni. Ini luar biasa sekali,” tambahnya.

Baca Juga :  Mobil Murah Rp87 Jutaan Penantang Agya dan Ayla

bentuk sinergi nyata antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan keluarga sehat,

tangguh, dan berkualitas menuju generasi emas Indonesia 2045.

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, S.Sos, meninjau langsung pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG)

siap saji bagi ibu hamil, ibu menyusui, serta balita di bawah lima tahun,

khususnya baduta (balita di bawah usia dua tahun).

Dalam kunjungan tersebut ia menyampaikan bahwa program ini sangat penting untuk mendukung upaya pencegahan stunting sejak dini.

Saat meninjau SPPG Pematang Sulur 1, Wamen Ratu Ayu melihat langsung proses persiapan makanan bergizi.

Menurutnya, standar yang di terapkan sudah baik, mulai dari penggunaan Alat Pelindung Diri (APD)

hingga adanya pencatatan khusus mengenai penerima manfaat yang memiliki alergi.

sehingga dapat di sesuaikan dengan menu makanan yang di berikan. Di lokasi juga hadir ahli gizi yang memastikan perbedaan menu untuk balita, anak-anak usia sekolah, hingga remaja,

serta penyesuaian porsi bagi ibu hamil dan menyusui sesuai angka kecukupan gizi masing-masing.

Wamen Ratu Ayu juga mengapresiasi SPPG Pematang Sulur 1

yang telah menyalurkan sekitar 300 porsi MBG per hari bagi kelompok prioritas 3B (Busui, Bumil dan Baduta).

Hal ini sejalan dengan komitmen Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga

yang telah melakukan MoU dengan BGN, agar setiap SPPG mengalokasikan minimal 10% dari total distribusi untuk kelompok 3B tersebut.

Baca Juga :  Progres Pembangunan MCK Musholla Alhidayah Tahap Pengcoran Lantai

Dalam kesempatan itu, Wamen Ratu Ayu juga berbincang dengan penerima manfaat, di antaranya seorang ibu hamil delapan bulan

dan seorang ibu menyusui dengan bayi usia lima bulan yang menyampaikan manfaat langsung dari program MBG.

Selain itu ia juga menyoroti perkembangan seorang baduta berusia satu tahun lebih bernama Maira,

yang terlihat aktif dan memiliki nafsu makan baik setelah rutin mengkonsumsi MBG.

Lebih lanjut, Wamen Ratu Ayu menekankan bahwa keberhasilan penyaluran MBG ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor.

mulai dari pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota, serta dukungan dari tim pendamping keluarga.

Kolaborasi ini memastikan bahwa program prioritas Presiden benar-benar menyentuh masyarakat, terutama unit terkecil yaitu keluarga.

“Program MBG tidak hanya berfungsi sebagai intervensi gizi,

tetapi juga merupakan investasi penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Generasi yang kini masih berusia di bawah dua tahun akan menjadi pemimpin bangsa di masa depan, sehingga 1.000 Hari Pertama

Kehidupan (HPK) harus dijaga dengan baik melalui pemenuhan gizi sejak dalam kandungan,” kata Wamen Ratu Ayu.

“Keluarga yang sehat dan bahagia akan melahirkan generasi emas yang tangguh, dan monitoring lapangan yang di lakukan

hari ini menunjukkan bahwa pelaksanaan program MBG berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” pungkasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Kebakaran di Penawar Kerinci

Daerah

Kebakaran Hanguskan Tiga Rumah Permanen di Desa Tanjung Mudo Penawar Kerinci

Daerah

Bupati Kerinci Bersama Ibuk Sambut Ketua TP.PKK Provinsi Jambi
Polres Kerinci berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika jenis sabu

Daerah

Polres Kerinci Berhasil Ungkap Jaringan Peredaran Sabu di Dua Lokasi, 28,85 Gram Barang Bukti Disita
Gubernur Alharis

Advertorial

Gubernur Al Haris Ingatkan Generasi Muda Bijak Gunakan Teknologi

Advertorial

Gubernur Al Haris : Saran Positif Masukan Dewan Sebagai Evaluasi Kinerja Pemerintah

Daerah

Ribuan Honorer di Kerinci Terancam Dirumahkan

Daerah

Pemprov Jambi Tegaskan Hibah Aset dan Lahan ke Instansi Vertikal Sah Secara Hukum

Daerah

KBM Tatap Muka di Kota Sungai Penuh Ditunda